Pindah Lajur, Kakek asal Gempeng Tewas Disasak Bus di Bangil

BANGIL-Perjalanan Mawardi, 68, warga Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan untuk pulang ke rumahnya berujung tragedi. Lelaki lanjut usia itu meregang nyawa, setelah disasak bus Ladju yang melaju searah.

Insiden nahas itu menimpa korban, Selasa malam (25/9). Informasinya, petaka itu menimpa korban saat dirinya hendak pulang usai mengais nafkah. Dengan mengayuh sepeda, korban pulang dari arah Beji.

Semula perjalan korban tidak mengalami kendala. Namun, sampai tak jauh dari RS Masyitoh, Kelurahan Kauman, Kecamatan Bangil, petaka itu tiba. Korban yang pindah lajur, tak menyadari adanya kendaraan besar di belakangnya.

Untung tak bisa diraih, malang tak dapat ditolak. Saat pindah lajur di jalur searah itu, sebuah bus Ladju melintas. Bus yang dikemudikan Abdal Lahar, 33, warga Bogorami Makam 1, Bulak, Surabaya itu, tak kuasa menghindari tabrakan.

Bus nopol N 7679 UW tersebut, langsung menyasak korban. Akibatnya fatal, korban langsung tersungkur dari sepeda kayuh yang ditungganginya. “Bus dan sepeda kayuh sama-sama dari arah barat. Saat di lokasi, pengendara sepeda kayuh pindah jalur dari lajur tiga ke jalur dua. Saat itulah, sebuah bus umum menabraknya,” urai Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Eko Iskandar.

Kecelakaan itu membuat korban menderita luka robek pada kedua kaki dan pahanya. Korban sempat dilarikan ke RS Masyitoh. Namun karena terlalu parah, kemudian dilarikan ke ke RSUD Bangil. Namun, nyawa korban tak bisa diselematkan.

“Kondisi korban mengalami luka serius. Ia meninggal dunia. Korban meninggal dalam perawatan rumah sakit,” sambungnya. (one/mie)