Pabrik Soyjoy Kini Dibangun di Pasuruan, Lokasinya di Kejayan dan Pertama di Indonesia

VIRTUAL: Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf meninjau lokasi pabrik Soyjoy milik PT Amerta Indah Otsuka yang diresmikan Selasa (25/9). (Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KEJAYAN – Produksi PT Amerta Indah Otsuka bakal terus bertambah. Pabrik asal Jepang yang berlokasi di Kecamatan Kejayan itu baru saja mendirikan pabrik Soyjoy pertama di Indonesia, Soyjoy Factory yang berlokasi di Desa Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

President Director PT Amerta Indah Otsuka Yoshihiro Bendo mengungkapkan pendirian pabrik Soyjoy ini sebagai upaya perusahaan untuk memberikan kontribusi secara nyata dalam kesehatan. Soyjoy sendiri diketahui sebagai makanan sehat yang terbuat dari kedelai dengan varian rasa.

“Kami ingin berperan langsung pada kesehatan masyarakat Indonesia. Sebelumnya, kami mengimpor dari Jepang. Pendirian pabrik seluas 4.000 meter persegi pada 15 Juli lalu ini juga sejalan dengan filosofi perusahaan,” katanya.

Ahli kedelai dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Professor Dr Made Astawan menyebut kedelai sangat baik bagi kesehatan karena mengandung protein, vitamin dan mineral. Kedelai ini terbukti mampu berperan dalam pengembangan pangan fungsional untuk ketahanan tubuh.

Corporate communication Director PT Amerta Indah Otsuka, Ricky Suhendar berharap agar keberadaan pabrik ini dapat membantu masyarakat untuk hidup sehat. Salah satunya dengan selalu menjaga pola makan dengan mengonsumsi Soyjoy.

“Kami menyambut masyarakat yang ingin datang berkunjung untuk melihat pabrik kami dan melihat secara langsung proses produksi Soyjoy setiap hari kerja,” jelasnya.

Pembukaan pabrik yang dilaksanakan Selasa (25/9) ini juga dihadiri sejumlah forkompinda Kabupaten Pasuruan. Seperti Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf; Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono; dan sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Irsyad Yusuf mengaku Pemkab sangat mengapresiasi pembangunan pabrik Soyjoy Factory sebab hal ini dapat memacu investasi di Kabupaten Pasuruan. Ia menyebut dari target Rp 5,4 triliun tahun lalu, investasi dapat terealisasi Rp 17,1 triliun.

“Saya harap hal ini dapat memacu perekonomian masyarakat Kabupaten Pasuruan. Harapan kedepannya mudah-mudahan semakin banyak perusahaan yang berasal dari Jepang yang tertarik berinvestasi di sini,” ungkap Gus Irsyad-sapaan akrabnya. (riz/fun)