Hari Pertama Bertugas jadi Bupati, Irsyad Langsung Pimpin Apel di Pemkab

PASURUAN – Setelah dilantik Gubernur Soekarwo, Senin (24/9) lalu, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf langsung disibukkan dengan agenda pemkab. Irsyad langsung memimpin apel di kantor sekretariat pemkab.

Apel perdana itu menjadi perkenalan bagi Irsyad Yusuf dan Mujib Imron sebagai nakhoda pemerintahan Kabupaten Pasuruan yang baru. Semua pejabat dari eselon II, camat, lurah, dan staf hadir dalam apel di lapangan parkir pemkab di Jl. Hayam Wuruk, Kota Pasuruan.

Irsyad Yusuf yang didampingi Wakil Bupati KH. Mujib Imron itu dalam sambutannya menekankan agar anak buahnya meningkatkan pelayanan publik. Ia juga mewanti-wanti agar tidak bermain-main dalam proses rekrutmen CPNS yang sedang berlangsung.

Pria yang juga Ketua DPC PKB itu menekankan agar PNS dan jajaran pemerintahan untuk berinovasi termasuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat. Ada yang akan langsung dievaluasi, terutama keluhan yang masih terdengar di masyarakat seperti administrasi kependudukan dan layanan kesehatan di RSUD Bangil sampai puskesmas.

“Masih ada layanan yang kurang efektif dan masih menjadi keluhan di masyarakat. Sehingga, segera dievaluasi dan ditingkatkan,” jelasnya. Selain itu, dengan proses CPNS yang saat ini masih berjalan, Irsyad sangat mewanti-wanti terhadap ASN tidak menyalah gunakan profesinya untuk melakukan hal-hal yang tidak terpuji.

Seperti nepotisme, membohongi, menjadi makelar, sampai melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama. “Saya me-warning tidak boleh macam-macam karena saat ini era transparansi sehingga dilarang dan tidak diperkenankan ikut campur dalam pengadaan CPNS,” jelasnya.

Setelah dilantik, pria yang akrab dipanggil Gus Irsyad ini mengaku sudah langsung pindah ke pendapa Senin malam. “Jadi pagi dilantik, malamnya usudah tinggal di pendapa Kabupaten Pasuruan. Ini, lantaran ia masih banyak menerima tamu-tamu, sehingga langsung saya memilih langsung tinggal di pendapa.

Berbeda dengan Mujib Imron, Gus Mujib masih memilih tinggal di kediamannya di Ponpes Al Yasini. “Saat ini masih tinggal di ponpes, tapi tetap rumah dinas nanti akan saya tempati untuk menerima tamu. Lagi pula rumah dan rumah dinas juga tidak terlalu jauh,” katanya. (eka/fun)