Pencairan Anggaran untuk Rehab Kantor Desa Ditarget Oktober

BANGIL – Puluhan kantor pemerintah desa bakal dibenahi. Dana miliaran rupiah disiapkan untuk pembenahan tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan Tri Agus Budiharto menguraikan, pembenahan kantor desa itu dimaksudkan agar kantor pelayanan masyarakat lebih nyaman. Mengingat, tak semuanya kantor desa di Kabupaten Pasuruan kondisinya representatif.

Untuk itulah, Pemkab menyokong pembenahan kantor desa tersebut. “Karena rehab kantor desa, tidak bisa menggunakan DD ataupun ADD,” sampainya.

Dana tak kurang dari Rp 5,6 miliar disiapkan tahun ini. Anggaran tersebut dialokasikan untuk membenahi sekitar 70 kantor desa yang ada di Kabupaten Pasuruan. Beberapa tahapan sudah dilakukan.

“Verifikasi administrasi serta peninjauan ke lokasi sudah. Sekarang tinggal proses untuk mendapatkan SK dari Bupati,” jelasnya.

Menurut Tri Agus, pengajuan SK untuk rehab kantor desa sudah dilakukan. Tinggal menunggu turunnya SK itu, untuk kemudian dilakukan pencairan anggaran. Pihaknya mengancang-ancang, pencairan dana untuk kantor desa bisa bergulir Oktober.

Sehingga, pelaksanaannya bisa langsung dilakukan. “Setelah dananya ditransfer ke rekening desa, tinggal pelaksanaan. Kami ancang-ancang, pelaksanaan rehab mulai berjalan Oktober,” bebernya.

Tri Agus mengutarakan, rehab yang akan dilakukan cukup banyak. Mencapai 70 kantor desa. Dengan anggaran yang digulirkan di bawah Rp 200 juta per desa.

“Ada yang Rp 50 juta ada pula yang Rp 100 juta. Yang jelas alokasinya di bawah Rp 200 juta. Rehabnya beragam. Mulai dari atap, lantai, dan berbagai pembenahan sesuai dengan pengajuan,” pungkasnya. (one/fun)