INPOWER-CARE, Inilah Bentuk Kepedulian PT Indonesia Power Unit Pembangkitan dan Jasa Pembangkitan Perak Grati

PT INDONESIA POWER Unit Pembangkitan dan Jasa Pembangkitan Perak Grati (PT IP UPJPPGT) merupakan salah satu unit pembangkit di bawah manajemen anak perusahaan PT PLN (Persero). Pembangkit listrik di Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, ini berkapasitas 3 x 450 MW yang terbagi menjadi 3 blok.

Sudah 23 tahun PT Indonesia Power berkiprah dan berkontribusi mensuplai kebutuhan listrik nasional. Semarak Green Power Plant menjadi landasannya dalam mendukung roda pembangunan menuju kemandirian energi. Dengan menetapkan tata kelola best practice manajemen aset, Integrated Management System (IMS), dan program Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi bukti konsistensi PT Indonesia Power UPJP Perak Grati  dalam mengelola dan menerapkan falsafah perusahaan dalam pencapaian PROPER Hijau.

PT Indonesia Power UPJP Perak Grati melaksanakan program Community Development sebagai penerapan CSR. Ini sebagai tanggung jawab perusahaan untuk mengembangkan masyarakat yang mandiri dengan kualitas hidup yang lebih baik melalui Program Indonesia Power Care (INPOWER-CARE).

Kegiatan INPOWER-CARE diwujudkan dalam tiga bentuk kegiatan utama. Pertaman, bakti pelayanan masyarakat. Wujud kegiatan ini termasuk, sarana prasarana, kesehatan, dan pendidikan.

Kedua, bakti pembinaan hubungan. Berupa kegiatan-kegiatan perusahaan yang dilakukan untuk memfasilitasi tumbuhnya pemahaman dan komitmen bersama di antara para stakeholder untuk mencapai tujuan bersama. Ketiga, bakti pemberdayaan masyarakat. Berupa, program yang berkaitan dengan usaha memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk menunjang kemandiriannya.

BERSEMANGAT: Direktur Pengembangan dan Niaga Adi Supriono (pegang mik) begitu bersemangat memberikan materi terkait kelistrikan kepada siswa MA NU Lekok. (PT Indonesia Power for Jawa Pos Radar Bromo)

Sejauh ini, ada sejumlah kegiatan yang dilakukan melalui program INPOWER-CARE. Di antaranya, khitanan masal. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Lekok. Setiap tahun, tak kurang dari 100 anak di Kecamatan Lekok menjadi peserta khitan masal ini.

Ada juga pemberian beasiswa bagi pelajar tingkat SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi. Perusahaan percaya, salah satu cara meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan pendidikan yang baik. “PT IP UPJPPGT rutin memberikan beasiswa pendidikan bagi masyarakat di sekitar perusahaan. Khususnya, siswa berprestasi,” ujar Perwakilan PT Indonesia Power UPJP Perak Grati, Akhmad Khayubi.

Berikutnya ada program Indonesia Power Mengajar. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada dunia pendidikan. Tahun kemarin, PT Indonesia Power mengusung program “IP MENGAJAR.” Melalui kegiatan ini perusahaan mengenalkan materi terkait ketenagalistrikan. Tak hanya memberikan materi, PT Indonesia Power juga memberikan bantuan sarana dan prasarana pendidikan.

RESMIKAN: Bupati Pasuruan H.M. Irsyad Yusuf, S.E,. M.MA., meresmikan Biogas di Desa Balunganyar, Kecamatan Lekok. (PT Indonesia Power for Jawa Pos Radar Bromo)

Latih Warga Kembangkan Hasil Laut

Banyaknya warga Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, yang menjadi peternak sapi juga mendapat perhatian dari PT IP UPJPPGT. Salah satunya memanfaatkan kotoran sapi yang selama ini hanya mencemari lingkungan menjadi biogas.

Program unggulan pemberdayaan masyarakat di Desa Balunganyar, Kecamatan Lekok, ini dirintis sejak 2010. Kotoran sapi ini dijadikan sumber energi biogas yang kemudian menjadi bahan bakar alternatif. Sehingga, dapat menghemat pengeluaran rumah tangga dan mengurangi pencemaran lingkungan. Limbah kotoran sapi output biogas dapat dimanfaatkan menjadi pupuk. Barang ini juga laku dijual, sehingga menambah penghasilan masyarakat.

Selain itu, program pemberdayaan masyarakat juga diisi dengan pelatihan produk hasil laut untuk mitra binaan di sekitar Kecamatan Lekok. Tujuannya, menumbuhkan sinergi antarpemuda pesisir Kecamatan Lekok, agar turut serta dalam mendukung pembangunan di daerahnya. Serta, dapat memperoleh nilai tambah dari produksi hasil laut dan menambah nilai jual produk olahan laut Kabupaten Pasuruan.

“Dengan adanya pelatihan pengolahan hasil laut bagi mitra binaan CSR PT Indonesia Power UPJP Perak Grati, diharapkan menemukan formula dalam memajukan produk hasil laut di Kecamatan Lekok. Sehingga, ke depan Kecamatan Lekok bisa menjadi sentra bisnis hasil laut di wilayah timur Pulau Jawa. Khususnya, di Kabupaten Pasuruan,” ujar Perwakilan PT Indonesia Power UPJP Perak Grati, Akhmad Khayubi. (mut/*/rud/fun)