Bacok Pasutri di Rejoso, Satu Terduga Begal Kritis usai Dimassa

REJOSO-Komplotan begal beraksi di Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Sabtu malam (22/9). Yang jadi korbannya adalah pasangan suami istri yang melintas.

Usai berhasil membacok korban, aksi begal itu berhasil digagalkan usai warga berdatangan. Salah satu terduga begal juga berhasil ditangkap dan jadi bulan-bulanan warga hingga kondisinya kritis.

Informasi yang dihimpun, aksi begal itu terjadi sekitar pukul 21.45. Saat itu, korban pasutri yang mengendarai motor Honda Vario dipepet kawanan pelaku di depan Balai Latihan Kerja (BLK) Rejoso dari samping kanan.

Salah satu pelaku langsung menyabetkan senjata tajam ke kaki si pengendara motor atau suami. Lantas menyuruh korban menghentikan motornya.

“Setelah korban terkena bacokan, salah satu (pelaku)nya turun dan hendak merampas motor korban. Namun, istrinya yang dibonceng sudah teriak-teriak. Hingga warga di sekitar kejadian berdatangan,” kata Humaidi, Kades Rejoso Lor.

Mendapati warga yang mulai berdatangan para pelaku pun kabur. Namun, salah satu terduga pelaku berinisial Sf panik. Ia yang kadung turun tertinggal oleh temannya yang naik motor.

Sf yang berasal dari Triwung, Kecamatan Grati lantas berusaha lari menghindari massa. Aksi kejar kejaran pun terjadi antara puluhan massa dengan Sf. “Pelakunya bahkan sempat nggandol truk yang melintas di jalan. Namun lantaran jalanan macet, ia (pelaku) loncat turun lari ke arah desa kami,” terang Humaidi.

Sejumlah warga yang geram mendengar masih ada begal yang beraksi pun langsung mengepung terduga pelaku. Setelah berhasil ditangkap, Sf pun berhasil ditangkap.

Terduga pelaku pun langsung jadi bulan-bulanan warga. Beberapa warga bahkan memukulinya dengan pentungan kayu. Terduga pelaku kian tak berdaya dan mengalami perdarahan hebat.

“Saya langsung telpon polsek untuk meredam kondisi yang sudah riuh tadi,” jelas Humaidi. Tak berselang lama, datang sebuah mobil patrol.

Video aksi main hakim sendiri kepada terduga begal pun sempat seliweran di media sosial facebook. Warga yang emosi mengahajar pelaku mulai dengan pentungan kayu hingga batu.

Polisi pun langsung membawa terduga pelaku ke UGD RSUD dr Soedarsono, Purut, Kota Pasuruan. KBO Reskrim Polres Pasuruan Kota, Iptu Ahmad Jayadi membenarkan adanya kasus pembegalan itu.

Namun, Jayadi belum bisa banyak berkomentar lebih jauh. Termasuk soal Sf yang diduga merupakan salah satu kawanan pelaku begal.

Menurutnya polisi perlu mendalami keterangan dari saksi korban. Selanjutnya, akan diselidiki lebih lanjut terkait dengan adanya terduga pelaku lainnya.

“Yang jelas salah satu orang yang diduga pelaku sudah tertangkap massa. Kondisi terakhir masih kritis dan dirawat di rumah sakit. Korbannya juga nanti akan dimintai keterangan karena sekarang masih shock,” kata Jayadi. (tom/mie)