Edarkan Pil Trek, Empat Pemuda Ini Diciduk

SUMBERASIH-Empat pemuda pengedar pil Trehexyphenidyl (Trex) dibekuk anggota unit reskrim Polsek Sumberasih. Mereka dibekuk bergiliran oleh petugas.

Keempat pelaku berasal dari Kota Probolinggo. Yakni, MI, 16, pelajar warga Kecamatan Kanigaran; Rizky Ilham Fadilah, 19, warga Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan; Suhendrik, 19, warga Kelurahan Pohsangit Kidul, Kecamatan Kademangan; dan Muhammad Khotib,  23, warga Kelurahan/Kecamatan Kademangan.

Kapolsek Sumberasih AKP Wahyudi mengatakan, penangkapan itu berawal dari patroli yang dilakukan anggota piket bersama anggota Unit Reskrim di jalan raya Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih, Rabu (19/9). Sekitar pukul 01.00, anggota mencurigai seorang remaja yang mondar mandir di depan sebuah warung kopi. Petugas pun menghampirinya.

Dia adalah Muh Sahrul Ramadhan. Pada saat digeledah, ternyata ditemukan pil jenis Trex sebanyak 6 butir. “Anggota langsung mengintrogasi Muh Sahrul, pil tersebut didapat dari mana?,” terang AKP Wahyudi.

Akhirnya diketahui, pil tersebut didapat dari MI. Petugas lantas mengejar MI. Dia ditemukan sedang duduk di warung kopi Kampung Arab, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan bersama Rizky Ilham Fadilah. MI mengakui, Muh. Sahrul Ramadhan membeli Pil Trex padanya.

Tak menunggu waktu lama, anggota pun langsung menuju rumah MI untuk melakukan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan pil Trex sebanyak 180 butir serta uang tunai Rp 250.000 hasil jual Pil.

Pada petugas, MI mengaku, pil tersebut milik Rizky Ilham Fadilah “MI ini hanya disuruh bantu jual oleh Rizky,” imbuh AKP Wahyudi.

Rizky pun diciduk pula oleh petugas. Rizky mengaku, pil tersebut ia beli dari Suhendrik dengan harga satu boks Rp 160 ribu.

Selanjutnya, tim langsung menangkap Suhendrik. Suhendrik pun mengakui jika pil tersebut darinya. Pil yang dibeli oleh Rizky itu ia dapatkan dari Muhammad Khotib. “Petugas pun langsung melakukan pengembangan dengan mencari M Khotib,” terangnya.

M Khotib ditangkap di rumahnya. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan Pil Trex  sebanyak 850 butir dan uang tunai hasil penjualan pil sebesar Rp 500 ribu.

“Dari keterangan Khotib pil trex tersebut dibeli dari RD. Namun alamatnya tidak diketahui karena transaksi di jalan. Selain itu juga, ia tak mengenal RD,” tandasnya.

Sejumlah barang bukti (BB) pun berhasil diamankan. Yakni, 1.036 butir pil Trex, 5 buah HP android, sebuah HP titut, uang tunai Rp 750 ribu, dan sebuah sangkur.

“Untuk Muh Sahrul Ramadhan, dia tidak ditahan. Sebab, dia tidak ikut mengedarkan. Hanya memakai. Jadi yang  ditangkap empat orang,” pungkasnya. (rpd/hn/mie)