Banting Setir, Kontainer Diseruduk Tronton-Motor di Sukorejo, 2 Luka

SUKOREJO–Ruas jalan nasional jurusan Surabaya–Malang, tepatnya di Jalan Lemahbang, Sukorejo, Kamis (20/9) sekitar pagi mengalami kemacetan panjang. Ini, diakibatkan terjadinya kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan sekaligus.

Dalam kecelakaan itu, kendaraan yang terlibat adalah kontainer nopol L 8523 UP kontra tronton nopol M 8348 UA dan motor Honda Beat nopol N 6368 TBH. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Hanya saja kecelakaan membuat dua orang mengalami luka-luka.

Informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 06.15 kontainer berjalan di lajur cepat atau kanan dari arah utara ke selatan. Kontainer ini dikemudikan Suyanto, 40, warga Desa Binangun, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang.

Sesampainya di ruas jalan tersebut, menghindari kendaraan di depannya putar balik dan pindah lajur ke jalur kiri atau lambat. Bersamaan dengan itu, kontainer langsung tertabrak dari belakang tronton yang dikemudikan Abdul Muntolib, 53, asal Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.

Setelah ditabrak tronton, kontainer ditabrak motor Honda Beat dari arah yang sama atau searah, dari belakang. Adapun pengemudi motor itu ialah Biyan Bagus, 15, pelajar, asal Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan.

“Kontainernya tertabrak dua kendaraan sekaligus secara bergiliran dari belakang, dari jalur yang sama atau searah. Gara-gara pindah jalur mendadak dari kanan ke kiri. Sehingga terjadilah laka lantas ini,” beber Kaposlantas Sukorejo Aiptu Hardiono.

Usai kejadian, sopir truk dan kontainer selamat dan kondisinya baik-baik saja. Untuk pengendara motor dan Zheena Putra Mahayudin, 16, rekannya yang dibonceng asal Pandaan, sama-sama mengalami luka-luka. Sesaat setelah kejadian dievakuasi dan sekaligus mendapatkan perawatan medis di IGD Puskesmas Sukorejo.

Tak hanya itu, kejadian ini juga menimbulkan kerugian materiil pada ketiga kendaraan sekaligus. Untuk motor Honda Beat bagian depan rusak dan spion kanan pecah. Kemudian kontainer pada bodi belakang pesok. Sedangkan tronton pada bodi depan pesok dan kaca depannya juga pecah.

“Posisi kontainer dalam laka lantas ini di pihak kurang menguntungkan. Karena kurang hati-hati saat pindah lajur, sebaliknya bisa dikatakan mendadak,” tuturnya. (zal/fun)