Sopir Truk asal Sidoarjo Dibondet saat Pulang Kerja, Korban Selamat

PANDAAN – Empat kali ledakan bondet terdengar dengan keras oleh warga di dua desa, Senin (17/9) malam. Yaitu di Desa Nogosari dan Sumberejo, Kecamatan Pandaan, pukul 23.00. Ternyata, sasaran empat bondet itu adalah Hasan, 35, seorang sopir truk.

BAHAN PELEDAK: Serpihan bekas ledakan bondet. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Warga asal Larangan, Kabupaten Sidoarjo, itu dilempar bondet empat kali oleh orang tak dikenal. Beruntung, sopir truk pabrik kecap di Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, itu tidak terluka. Namun, motor yang dikendarainya rusak akibat kena lemparan bondet.

Sesaat setelah kejadian berlangsung, media ini menghimpun informasi dari berbagai sumber di TKP. Sebelum dilempar bondet, malam itu korban hendak pulang ke rumahnya. Korban pulang dengan mengendarai motor Honda Vario.

Saat keluar dari gerbang pabrik tempatnya bekerja, korban tiba-tiba berhenti. Sebab, di atas jembatan depan gerbang pabrik kecap tersebut, ada kawat seling melintang.

Korban pun berusaha memindah kawat itu. Namun, tiba-tiba muncul seorang tak dikenal menyerangnya. Orang itu melemparkan bondet ke arahnya. Tidak hanya sekali. Korban dilempar bondet empat kali.

Beruntung, korban berhasil menghindar dan selamat. Namun, motor miliknya rusak terkena lemparan bondet.

Warga di sekitar lokasi kejadian pun langsung heboh. Sebab, suara ledakan bondet itu terdengar sangat keras di dua desa. Yaitu, di Desa Nogosari dan Sumberejo, Pandaan.

“Suara ledakan bondetnya kami dengar cukup keras, sebanyak empat kali. Tiga beruntun dan satu sisanya sedikit ada jeda. Warga kemudian mendekati asal suara ledakan. Ternyata sopir truk diserang lemparan bondet,” beber Muhadi, saksi sekaligus perangkat Desa Sumberejo.

Saat media ini tiba di TKP, korban sudah tidak ada di lokasi. Dia pulang ke rumahnya di Sidoarjo. Sedangkan motornya yang rusak ditinggal di areal lokasi pabrik tempatnya bekerja.

“Korban panik dan kaget. Dia sempat menceritakan sebentar seputar kejadian yang dialaminya. Namun, tak lama kemudian pulang dibonceng oleh temannya,” cetus Adi, sapaan akrabnya.

Sesaat setelah kejadian, menurut Adi, dua orang yang diduga pelakunya kabur. Mereka berboncengan mengendarai motor Honda Vario.

“Pelakunya dua orang berboncengan naik motor matik. Keduanya tidak memakai helm, sama-sama menggunakan jaket dan bawahanya sarung. Untuk nopol-nya tidak terlihat jelas karena sekitar TKP penerangannya minim sekali,” terangnya.

Selain warga sekitar, petugas piket dari Polsek Pandaan, malam itu juga datang ke lokasi kejadian. Petugas sekaligus memintai keterangan seputar kejadian ke warga yang berada di TKP.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Semua barang bukti dimasukkan ke bagasi mobil patrol. Selanjutnya, diamankan di Mapolsek Pandaan. Sementara motor milik korban, tetap berada di pabrik.

“Korbannya belum kami periksa karena sejauh ini belum melapor. Setelah dilempar bondet, korban kondisinya selamat dan tanpa luka-luka. Jadi, dia langsung pamit pulang. Lainnya dalam proses pulbaket,” terang Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Agus Purnomo. (zal/fun)