Razia di Empat Titik, Satpol PP Amankan 19 Anjal

PANDAAN – Berpakaian preman saat operasi pekat, membuat petugas Satpol PP Kabupaten Pasuruan, tak dikenal para anjal. Dengan mudah, 19 anjal pun terjaring razia yang dilakukan Senin (17/9) malam oleh petugas.

Razia sendiri dilakukan di empat lokasi di waktu hampir bersamaan. Yaitu, simpang empat Taman Dayu, Pandaan, Purwosari, dan Bangil. Dari empat lokasi itu, diamankan 13 anjal laki-laki dan 6 perempuan.

“Saat diamankan petugas, para anjal ini tengah mangkal di tepi jalan. Mulai dari mengamen, mengemis, dan duduk – duduk santai,” jelas Ajar Dollar, kasi Tibum di Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Mereka tak sempat kabur saat razia dilakukan selama pukul 19.00-21.00. Petugas Satpol PP yang berpakaian preman, membuat mereka tak tahu sedang ada razia. Apalagi, empat mobil patroli yang digunakan razia, diparkir di lokasi yang jauh dari tempat razia.

Satu persatu anjal pun dengan mudah terjaring razia petugas. Selanjutnya, mereka semua dinaikkan ke mobil patroli. Lalu, didata di kantor kecamatan terdekat. Setelah itu, dikumpulkan menjadi satu di Mako Raci, Kecamatan Bangil, untuk dibina.

“Sengaja razia ini kami lakukan, sebagai bagian dari penegakan Perda tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum. Juga meminimalisasi kenakalan remaja,” ucapnya.

Para anjal yang terjaring razia ini, menurutnya mayoritas masih berusia sekolah. Mereka berasal dari Gempol, Purwosari, Grati, dan Pandaan. Ada juga yang dari Kota Pasuruan, Sidoarjo, dan Malang.

“Sanksi khusus tidak kami berikan. Kami hanya memberikan pembinaan. Setelah itu, mereka dikembalikan ke orang tua atau keluarganya masing-masing yang datang menjemput ke kantor,” ungkapnya. (zal/fun)