Bakar Sampah, Nenek asal Legundi Bantaran Tewas Terbakar

BANTARAN-Nahas dialami Biami, 70. Nenek asal Dusun Alaskeluang,  Desa Legundi,  Kecamatan Bantaran,  Kabupaten Probolinggo itu ditemukan tewas terbakar di tegal miliknya sendiri, Selasa sore (18/9).

Informasi yang dihimpun jawa pos radar bromo, penemuan mayat tersebut terjadi sekitar pukul 15.00. Jenazah Biami pertama kali oleh warga sekitar sikitar yang bernama Matyasin.

Saat itu Matyasin ke tegalnya lantaran melihat api yang menyala. Ia berusaha untuk memadamkan nyala api tersebut dengan alat seadanya.

Setelah api di tegalnya mati, ia kemudian mencoba untuk memadamkan api yang ada di tegal milik korban. Nah,  saat memadamkan api di tegal korban itulah kemudian Matyasin melihat korban yang telah meninggal dengan tubuh mengenaskan.

Korban meninggal dengan hampir tampa busana dan dipenuhi luka bakar di curah di tegalnya sendiri. Mendapati hal itu lantas Matyasin langsung melaporkannya kepada pihak pemerintah desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian.

“kejadian pastinya tidak tahu. Katanya ada warga yang meninggal terbakar di sebuah tegalan. Kemudian kami mendatangi lokasi kejaidan untuk memastikannya,” ujar Aksar Kades Setempat.

Setelah mendapatkan laporan,  pihak kepolisian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara. Mereka melakukan olah TKP. Kapolsek Bantaran Iptu Jamhari menjelaskan, kesimpulan sementara korban meninggal dengan karena terbakar.

Sebelumnya, korban dilaporkan pergi ke tegalnya dengan membawa pupuk kandang.  Ia kesana untuk mengecek tegalnya.  Setelah itu, karena melihat banyak tumpukan daun bambu yang terjatuh, korban membakarnya.

“Mungkin karena api yang terlalu besar ia ketakutan dan berusaha untuk memadamkan.  Setelah itu,  karena tidak kunjung padam korban mundur dan terjatuh kecurah dan tak sadarkan diri,” tandasnya.

Jamhari melanjutkan,  korban yang tergeletak kemudian terkena api yang dinyakan sendiri.  Sebab,  api tersebut ternyata meluas hingga ke curah. “Jadi korban terbakar apinya sendiri yang dinyalakan itu.  Karena tidak ada yang menolong korban yang tidak sadarkan diri terbakar, ” tuturnya. (sid/mie)