Persekap Gagal Bawa Poin saat Tandang ke Malang

PASURUAN – Misi Persekap menambah poin di klasemen sementara Grup 6 Liga 3 Putaran Nasional, kandas. Minggu 16/9), mereka harus pulang dengan tangan hampa saat menghadapi Persekam Metro FC. Pertandingan yang tersaji di Stadion Talok, Malang, itu berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan tim tuan rumah.

Asisten Manajer Persekap Suhaimi menyayangkan banyaknya insiden yang mewarnai pertandingan. “Intinya, pertandingan kali ini bukan selayaknya main bola. Perangkat pertandingan sudah bagus, namun sepertinya takut dengan ofisial. Kan di jajaran ofisial tim lawan ada BS, sebenarnya ia tak layak mendampingi klub karena masih dalam masa hukuman,” ujarnya.

Suhaimi menjelaskan, banyaknya insiden yang terjadi di lapangan sudah terlalu parah. Di antaranya, saat BS meluapkan amarah setelah wasit memberikan kartu kuning kepada pemain Persekam Metro FC. Bahkan, Suhaimi menyebut ada wasit cadangan yang didorong.

Sejumlah insiden yang disebutkan itu, memang memicu ketegangan selama jalannya pertandingan. Bahkan, hal itu juga banyak mempengaruhi psikis pemain Persekap. “Sebenarnya kami masih mengimbangi. Ada beberapa peluang yang mungkin bisa kami maksimalkan. Tapi, mungkin karena mental anak-anak ini dalam kondisi down,” ujar Suhaimi.

Suhaimi mengapresiasi penampilan tim besutan Asyari Cahyani ini. Menurutnya, Bayu Handika cs masih mampu bermain dengan cukup baik. Terlebih saat mereka harus tampil dengan 10 pemain di lapangan. Itu, karena Aleksandro Arifin harus hengkang dari lapangan setelah mendapatkan akumulasi kartu kuning.

“Kami tidak bermaksud mencari-cari masalah. Namun, yang terjadi di lapangan sore ini perlu diketahui Asprov. Kejanggalan yang terjadi kali ini akan kami laporkan. Bahan-bahan seperti dokumentasi sudah kami himpun sebagai dasar laporan,” ujar Suhaimi. (tom/fun)