Garong Tas, Warga Pakistaji Ini Bobol Rp 17 Juta dari ATM

MAYANGAN – Aksi pencurian tas milik warga Surabaya, Sabtu (14/4) di alun-alun Kota Probolinggo akhirnya berhasil diungkap. Saat ini polisi telah mengamankan pencurinya.

Pelakunya adalah Ayub Subroto alias Bullah, 35, warga Ir. Sutami, Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Ayub ditangkap Jumat (7/9) oleh anggota Polresta.

Dia ditangkap setelah mencuri tas milik Pipit Dian Novi, 43, warga Jl. Jagir Sidoresmo Gg. 770 Kelurahan Jagir RT 03/RW 01, Kecamatan Wonokromo. Selain mengambil tas korban, pelaku juga membobol ATM serta mengambil uang Rp 17 juta milik korban.

Pencurian itu terjadi Sabtu (14/4), pukul 01.00 di Alun-alun Kota Probolinggo. Pelaku mencuri tas korban yang diletakkan di dalam mobil.

Saat itu, korban tertidur di mobil. Sementara penumpang mobil yang lain, yaitu suami korban, Surya dan teman-temannya ngopi di sebuah warung. Meninggalkan korban sendirian tidur di mobil.

Saat tidur itulah, tas korban dicuri pelaku. Pelaku diduga masuk lewat pintu belakang sebelah kiri yang terbuka. Sementara, tas korban ada di lantai mobil, di bawah bangku tengah. Tas itu berisi dompet yang berisi KTP, beberapa ATM, dan uang tunai.

Korban baru sadar tasnya dicuri saat membeli bensin di sebuah SPBU di Sidoarjo. Korban pun melaporkan pencurian itu ke Polresta. Juga ke BCA Sidoarjo, tempat korban menyimpan uang.

Saat itu diketahui, uang korban di BCA raib. Ada penarikan tunai 3 kali. Masing-masing, Rp 2,5 juta, Rp 2 juta, dan Rp 2,5 juta. Juga ada tranfer dari ATM korban ke rekening BRI sebesar Rp 10 juta melalui mesin ATM BCA Alfamart Jl Raya Bromo, Kota Probolinggo.

Pelaku sendiri tidak hanya sekali beraksi. Dia telah melakukan pencurian dengan cara yang sama di Kelurahan Sumber Taman, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo. Juga di Klakah dan di Terminal Lumajang, Kabupaten Lumajang. Total uang yang didapat tersangka di tiga lokasi itu mencapai Rp 16 juta.

Dari serangkaian penyelidikan yang dilakukan Tim Resmob Satreskrim Polresta, pelaku ditangkap Jumat (6/9). “Tim opsnal dapat informasi keberadaan tersangka. Kemudian tim menyanggong dan sekitar pukul 16.00, tersangka berhasil diamankan,” beber Alfian.

Tidak sendirian, pelaku melakukan aksinya bersama tiga rekannya. Ketiga rekan korban memang masih buron saat ini. Namun, identitas mereka sudah dikantongi pihak kepolisian. “Tiga tersangka lainnya identitasnya sudah kami kantongi. Saat ini mereka masih buron,” bebernya.

Adapun barang bukti yang diamankan yaitu, sebuah buku tabungan Bank BRI yang digunakan pelaku untuk menerima transfer uang hasil kejahatan. Juga sebuah buku tabungan Bank BCA yang digunakan untuk menerima transfer uang hasil kejahatan. (rpd/hn/mie)