Klaim Buta Aksara Tuntas, Pemkot Dorong Ikuti Paket C

PANGGUNGREJO – Pemkot Pasuruan memastikan warga buta aksara di wilayahnya sudah tuntas. Namun, tahun ini program keaksaraan akan tetap berjalan. Tujuannya, warga yang baru terentas dari buta aksara ini bisa mandiri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Suhariyanto mengatakan, tahun ini pihaknya berhasil mengentaskan 900 warga dari buta aksara. Sehingga, kini wilayahnya sudah bebas dari buta aksara.

“Jumlah buta aksara di Kota Pasuruan, tahun ini sudah tidak ada lagi. Beberapa waktu lalu, Pak Sekda (sekretaris daerah) sudah mengeluarkan SK (surat keputusan) yang menyatakan Kota Pasuruan sudah terentas dari buta aksara,” ujarnya.

Namun, program keaksaraan akan tetap dilangsungkan. Tujuannya, agar 900 warga yang baru terentas dari buta aksara berhasil lulus sampai Program Paket C. Sehingga, visi misi Pemkot Pasuruan, agar mereka bisa hidup dalam dunia entrepreneur tercapai.

Karenanya, pihaknya masih menyiapkan anggaran Rp 210 juta. Rinciannya, Rp 170 juta bantuan dari Pemerintah Pusat dan sisanya dari APBD Pemkot Pasuruan. Anggaran ratusan juta itu, di antaranya akan digunakan untuk penyediaan buku mata pelajaran dan lembar jawaban komputer. “Insya Allah kami akan terus menjadikan mereka lulus sampai Program Paket C atau setara SMA,” ujarnya. (riz/rud)