Bapak yang Cabuli Anak Tirinya Terancam Hukuman Berat

BANGIL – Hidup SKR, warga Purwosari yang tega melecehkan anak tirinya, bakal mendekam lama di balik jeruji penjara. Ancaman hukuman 15 tahun penjara kini tengah menantinya.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Budi Santoso menguraikan, penyidikan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan SKR, terus didalami pihak kepolisian. Dari penyidikan yang dilakukan, lelaki yang tega menodai anak tirinya, Mawar, 18, itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Hal ini seiring beberapa alat bukti yang dikumpulkan. Selain keterangan saksi korban, hasil visum, juga ada alat bukti pakaian korban dan tersangka.

“Alat bukti yang kami temukan, cukup kuat untuk menjadikannya (SKR, red) sebagai tersangka,” sampainya.

Busan -sapaan karibnya- menambahkan, penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian mengungkap fakta lain. Karena tersangka, ternyata tidak hanya “menggerayangi” anak tirinya. Ia juga ditengarai merenggut kehormatan keponakannya, yang juga masih di bawah umur.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami perkara yang melilitnya. “Tersangka dijerat dua perkara. Satu anak tirinya dan satu keponakannya,” imbuhnya.

Bila terbukti bersalah, tersangka terancam hukuman berat. Hal ini seiring pelanggaran yang diterapkan dalam UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak pasal 81 ayat 2. Tersangka bisa dijerat minimal 5 tahun penjara. “Ancaman maksimalnya 15 tahun penjara,” tandasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, SKR nyaris dihakimi massa yang geram dengan ulahnya. Ia tega menyetubuhi anak tirinya, berulang kali. Aksi itu, dilakukannya selama tiga tahun.

Korban tak bisa berbuat banyak karena selama itu diselimuti rasa takut. Hingga akhirnya, borok ayah tirinya itu terbongkar. Setelah ia nekat untuk menceritakan apa yang menimpanya itu ke ayah kandungnya. Dari situlah, ia akhirnya ditangkap. Bahkan, nyaris dihakimi massa. (one/fun)