Dinas Perikanan Usulkan Asuransi Pembudi Daya

BANGIL – Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan terus berusaha melindungi para pembudi daya perikanan dari kerugian. Salah satunya dengan mengusulkan adanya kuota asuransi bagi mereka. Asuransi ini bisa bertujuan memberikan ganti rugi jika petambak mengalami kerugian karena penyakit ataupun bencana.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Slamet Nurhandoyo mengatakan, selama ini asuransi masih ditujukan kepada nelayan dan pertanian. “Padahal, pembudi daya kami juga membutuhkan. Terutama, karena risiko produksi juga bisa terjadi,” ujarnya.

Berbeda dengan asuransi nelayan yang sifatnya melekat pada diri atau asuransi jiwa, asuransi pembudi daya justru melekat pada hasil produksi petambak. Seperti, asuransi yang baru bisa diajukan jika mengalami kegagalan panen.

Slamet mengatakan, selama ini di Kabupaten Pasuruan, pembudi daya perikanan belum ada yang mendapatkan asuransi. Sehingga, pihaknya mengsulkannya kepada Pemerintah Pusat. “Kami ajukan agar petambak pembudi daya bisa punya asuransi juga,” ujarnya.

Namun, asuransi ini infomasinya hanya untuk petambak skala kecil. Jika ada kegagalan panen, maksimal bisa mendapatkan ganti rugi hingga Rp 15 juta. (eka/rud)