Begini yang Harus Dilakukan jika Namanya Tak Tercantum di DPT

PASURUAN – Setelah ditetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada rapat pleno KPU 21 Agustus 2018 lalu, Bawaslu Kabupaten Pasuruan langsung membuka pelaporan DPT Khusus. Masyarakat pun diimbau untuk mengecek DPT di masing-masing desa, agar mengetahui apakah namanya sudah tercantum sebagai pemilih.

M. Nasrup, ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa sejak ditetapkan 21 Agustus lalu, DPT memang sudah fix dan tidak dapat diganti lagi. “Jadi DPT yang sudah disahkan dipantau warga untuk kembali mengecek namanya sudah terdaftar atau tidak,” jelasnya.

Nasrup menyebutkan, memang akan ada kemungkinan dari DPT, ada warga yang belum masuk daftar. Sehingga diberikan waktu kepada warga sampai 27 April 2019 untuk melaporkan terkait data warga yang belum terdaftar. Dari hasil penetapan lalu, DPT Kabupaten Pasuruan mencapai Total 1.162.420, dengan rincian laki laki 573.362 dan perempuan 589.058.

Nasrup menjelaskan dengan durasi penetapan DPT dari pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang cukup panjang, ada tempo 7 bulan jeda. “Maka jelas ada kemungkinan tambahan, misal warga yang memiliki E-KTP, atau yang baru 17 tahun. Sehingga penambahan atau perubahan akan masuk DPT khusus,” jelasnya.

Sehingga warga diharapkan proaktif untuk memantau namanya di DPT yang terpasang di balai desa atau kelurahan. Kalau namanya belum tercantum dapat melaporkan ke anggota PPK atau PPL setempat. “Nanti masuk data DPT khusus. Dalam DPT khusus ini bisa mencoblos saat pemilihan diatas jam 12.00, tapi tetap bisa memiliki hak suara,” pungkasnya. (eka/fun)