Rumah Sepi, Tukang Sayur asal Gading Ini Gerayangi Keponakan

KRAKSAAN – Apa yang dilakukan Sd, 40, asal Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo ini sungguh keterlaluan. Sebagai paman, ia bukannya melindungi keponakannya. Yang ada, ia malah “mengerjai” keponakannya sendiri sebut saja Mawar, 14 (bukan nama sebenarnya).

Sd pun kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dibekuk petugas Polres Probolinggo, pada Selasa lalu (28/9) di rumahnya sendiri.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, Sd yang sehari-harinya jadi tukang sayur bahkan menyetubuhi keponakannya lebih dari sekali. Korban sendiri saat ini masih duduk di bangku SMP.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto menjelaskan, korban lapor polisi pada 28 Agustus lalu. Hasil dari pemeriksaan disebutkan, Sd yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, sudah tiga kali “mengerjai” Mawar yang merupakan keponakan istrinya.

Kebetulan, korban dan tersangka tinggal satu rumah. Nah, saat kondisi rumah lengang, tersangka Sd melancarkan aksi bejatnya. Ia nyelonong masuk ke kamar korban.

”Awalnya, korban tidak berani menceritakan kejadian itu, karena diancam oleh tersangka. Korban diancam akan disebarkan kejadian itu ke orang dan ancaman lainnya,” jelas perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Hingga akhirnya, lanjut Riyanto, korban yang diduga tidak kuat dengan perlakuan tersangka. Akhirnya, Mawar pun bercerita pada ibunya, sebut saja Melati, 40 (nama samaran).

Mengetahui apa yang menimpa anaknya, orang tua korban langsung melapor ke polisi. “Setelah kami terima laporan dan langsung dilakukan pemeriksaan serta visum. Setelah dirasa cukup bukti, kami amankan tersangka sekitar pukul 22.30, hari itu juga,” paparnya. (mas/mie)