Polisi Buru Lima Kawan Begal yang Tewas Dimassa di Purwosari

LUKA PARAH: Hasbulloh, pelaku begal di Purwosari, saat masih mendapatkan perawatan di RSUD Bangil. Dia akhirnya tewas, jelang subuh Minggu (2/9). Motor Honda Sonic milik korban yang sempat dibawa kabur pelaku. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PURWOSARI – Tewasnya Hasbulloh, 23, Dusun Sudan, Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, yang tewas usai di massa di Purwosari, tak membuat kepolisian berhenti menyelidiki. Korps Bhayangkara kini masih memburu lima Hasbulloh.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi kejahatan jalanan (baca: Begal), kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan. Sabtu (1/9) malam lalu, komplotan ini beraksi di Purwosari, tepatnya di Desa Pager. Enam pelaku berhasil merampas motor M. Udin Abdillah, 17, warga Desa Kayoman, Kecamatan Purwosari.

Korban dibegal di Desa Pager, Purwosari. Saat itu korban bersama dua kawannya, dikejutkan dengan enam pelaku yang mencegat mereka. Setelah berhasil merampas motor Honda Sonic nopol N 3944 TCD milik Udin, enam pelaku begal kabur.

Namun korban melakukan pengejaran. Nah, dalam aksi kejar-kejaran itulah, pelaku terjatuh dari motornya. Di saat yang sama, kebetulan di Desa Sengonagung banyak orang berkumpul untuk ronda malam. Bisa ditebak, pelaku yang jatuh tersebut, seketika itu juga jadi bulan-bulanan massa.

“TKP perampasannnya jauh dari permukiman warga. Saat itu korban bersama dua orang temannya naik dua motor dan mau pulang usai nonton orkes di Cendono. Di perjalanan, dihadang para pelaku di Pager. Selain dipukul, HP dan motornya raib,” jelas Kapolsek Purwosari AKP Made Suardana.

Saat di TKP, kapolsek mengatakan, pelakunya masih hidup. Namun, mengalami luka parah pada bagian wajah dan kepalanya. Begitu tiba di RSUD Bangil, Hasbulloh mendapat perawatan medis. Menjelang subuh atau keesokan harinya. Nyawanya tidak dapat diselamatkan. Pelaku tewas, persis saat jarum jam menunjukkan pukul 04.05.

“Sejauh ini pelakunya sekitar enam orang. Jumlah itu, menurut keterangan saksi korban (Udin) dan saksi lainnya (dua kawan Udin). Satu tertangkap dan tewas, sedangkan pelaku lainnya kabur. Saat ini dalam proses pengejaran dan lidik lebih lanjut,” cetusnya.

Meski salah satu pelaku tewas, masih kata Kapolsek, polisi masih berupaya mengungkap kasus ini dan memburu pelaku lainnya yang belum tertangkap. “Polsek Purwosari bahkan di-back up sepenuhnya Satreskrim Polres Pasuruan,” pungkas Kapolsek. (zal/fun)