Buronan Kasus Begal asal Winongan Dibekuk, Ini TKP Aksinya di Pasuruan

PASURUAN – Setelah sempat menjadi buronan aparat, persembunyian Taufiqurrahman, 29, akhirnya terbongkar. Warga Desa Karangtengah, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, itu ditangkap Tim Resmob Polres Pasuruan Kota. Ia ditangkap lantaran diduga terlibat dalam aksi begal di kawasan Gondangwetan, tiga bulan yang lalu.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso memaparkan, pelaku merupakan salah satu dari kawanan pelaku begal yang beraksi pada 18 Mei lalu. Saat itu, para pelaku menyasar seorang korban bernama Edi Suprayetno, 19, warga Desa Penataan, Kecamatan Winongan.

“Diduga ada sekitar delapan pelaku yang mengendarai empat motor. Terakhir mereka beraksi di Gondangwetan, berhasil merampas motor Beat dan ponsel milik korbannya,” papar AKP Slamet.

Dalam melancarkan aksinya, para pelaku tak segan mengancam korban dengan senjata tajam. Selama penyelidikan berlangsung, polisi akhirnya mampu mengungkap identitas pelaku. Setelah itu, polisi pun menyelidiki keberadaan pelaku. “Ia diamankan dari rumahnya, Sabtu (1/9) malam,” imbuhnya.

Dari penggeledahan di rumah pelaku, petugas juga mengamankan motor pelaku dan tiga buah ponsel. Dua ponsel di antaranya diduga hasil kejahatan. “Selain itu, kami juga mengamankan sebilah pedang yang digunakan saat beraksi,” jelas AKP Slamet.

Selanjutnya, pelaku digelandang ke Mapolres Pasuruan Kota untuk menjalani proses penyidikan. Saat ini ia telah ditahan dengan sangkaan pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana dengan Kekerasan. Ancaman hukumannya paling lama sembilan tahun pidana penjara.

“Kasus ini masih kami kembangkan untuk menyelidiki terduga pelaku lainnya,” tandas AKP Slamet. (tom/fun)