Nandra Kembali Gagal di Nomor Omnium

JAKARTA – Keinginan Nandra Eko Wahyudi untuk meraih medali di Asian Games, tak terwujud. Ini, setelah atlet balap sepeda asal Probolinggo tersebut hanya bertengger di posisi 14 setelah berhasil mengumpulkan 54 poin di nomor omnium.

Di nomor omnium yang digelar Kamis (30/8) lalu, ada empat tahap yang harus dilewati Nandra. Pada tahap scratch race, Nandra berhasil meraih 8 poin; di tahap Tempo Race, Nandra mengumpulkan 12 poin. Di tahap elimination race, Nandra sempat melejit dengan meraih 30 poin. Namun di tahapan akhir yakni poin race, Nandra meraih 4 poin.

Adapun atlet yang meraih medali emas di nomor omnium yakni atlet asal Jepang, Hashimoto Eiya. Untuk perak diraih atlet Hongkong, Leung Chun Wing, dan di medali perunggu atlet Kazakhtan, Zakharov Artyom.

Setelah kekalahan tersebut, Nandra pun membuat status akun WA-nya. Dia tetap mengucapkan terima kasih atas dukungan dari teman-temannya, keluarga, hingga masyarakat Kota Probolinggo.

“Terutama buat pelatih. Kami sudah berusaha memaksimalkan demi nama Indonesia. Mohon maaf belum bisa menjadi yang terbaik di Asian Games tahun ini. Semoga di event-event selanjutnya bisa menjadi yang terbaik dan lebih baik lagi,” tulis Nandra Eko Wahyudi.

Nandra sendiri sebelumnya juga gagal meraih medali di nomor balap team pursuit putra. Itu, setelah team persuit Indonesia, mengalami kendala akibat insiden pembalap yang terjatuh.

Meski kalah dan gagal meraih medali, Nandra tetap mendapat dukungan. Salah satunya dari Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) Kota Probolinggo. Melalui Ketua ISSI Kota Probolinggo A. Mujiono Iroe, di Asian Games, Nandra sudah berupaya maksimal. Namun lawan Nandra memang berat.

Nandra sudah mulai masuk Pelatnas selama satu tahun sebelumnya. “Namun takdir dan rezeki belum ada. Semoga selanjutnya bisa memproleh yang terbaik,” terang A. Mujiono Iroe. (hil/fun)