Divonis 17 Tahun, Pelaku Pembunuhan di Lahan TPI Tak Banding

PASURUAN – Status M Lula Virmansyah resmi menjadi narapidana dan dipenjara di Lapas IIB Pasuruan. Majelis Hakim PN Pasuruan menjatuhkan vonis yang sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pasuruan. Ia dinyatakan terbukti bersalah dalam perkara pembunuhan di TPI Ngemplakrejo, awal Maret lalu.

Hal itu sebagaimana yang disampaikan Humas PN Pasuruan, Rahmad Dahlan. Sidang dengan agenda pembacaan putusan terhadap Lula sejatinya telah digelar 16 Agustus lalu. Hingga saat ini, tidak ada upaya hukum yang ditempuh kedua pihak.

“Perkaranya sudah berkekuatan hukum tetap karena tidak ada upaya banding dari masing-masing pihak,” kata Rahmad.

Sebelumnya, JPU mendakwa Lula dengan dakwaan kumulatif. Ia dituntut hukuman pidana penjara selama tujuh belas tahun dengan dua pasal yang berbeda. Pertama, pasal 340 KUHP tentang pembunuhan. Kedua, pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Namun selama babak persidangan berlangsung, majelis hakim memiliki pertimbangan tersendiri. Saat itu, majelis hakim yang diketuai Handri Argatama Ellion menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan pelanggaran sebagaimana dalam pasal 340 KUHP.

“Dalam perkara ini dakwaannya kan kumulatif. Ada pasal 340 dan 365. Namun yang terbukti dalam persidangan pasal 340,” ujar Rahmad.

Selain itu, Rahmad menjelaskan beberapa hal yang meringankan terdakwa saat duduk di kursi pesakitan. Diantaranya, usia terdakwa yang masih muda dan menjadi tanggungan keluarga. “Sikapnya selama persidangan juga cukup gentle. Ia mengaku kesalahannya. Dan itu sudah menjadi unsur yang meringankan,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Dimas Dwi Aji Saputra, 19, awal Maret silam. Pemuda asal Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, ditemukan tewas di lahan TPI yang ada di Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Setelah diselidiki, ternyata pelaku merupakan teman korban yang juga berasal dari Jember. Yakni, M Lula Virmansyah. Tersangka ditangkap di indekosnya di kawasan Malang yang dijadikan tempat persembunyian usai membunuh korban. (tom/fun)