Pengedar asal Grati Dibekuk saat Janjian di Warung

BEJI – Keinginan Purwoko, 39, warga Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, untuk mendapatkan uang dari penjualan pil koplo, harus terhenti. Penyebabnya, ia keburu diringkus polisi.

Buruh pabrik di wilayah Beji ini diringkus polisi, ditangkap saat menjual barang. Parahnya, barangnya dijual ke polisi yang tengah melakukan penyamaran. Alhasil, dengan mudah, ia pun ditangkap petugas.

Penangkapan tersangka berlangsung Sabtu (25/8) sekitar pukul 07.15. Bermula dari informasi yang didapatkan petugas, kalau tersangka memang kerap mengedarkan pil koplo. Berangkat dari situlah, petugas kemudian melakukan penyelidikan.

Dengan berpura-pura menjadi orang kecanduan pil, petugas memesan barang ke tersangka. Rupanya, tersangka tak menaruh curiga. Hingga mereka janjian ketemuan di warung tepi jalan Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji.

“Begitu tersangka menyerahkan barang, kami langsung menangkapnya,” kata Kanitreskrim Polsek Beji, Ipda Tatok.

Tentu, kejadian itu membuat kaget tersangka. Ia tak menyangka, kalau yang membeli barangnya adalah polisi yang tengah menyamar. Dengan pasrah, ia akhirnya digelandang ke Mapolsek Beji untuk pemeriksaan.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, diketahui tersangka sudah melakoni bisnis haram itu, lebih dari sebulan. Ia mengaku, kegiatan tersebut dilakukan untuk menambah penghasilan.

“Kami mengamankan uang tunai Rp 57 ribu serta tablet putih logo Y sebanyak 60 butir,” sampainya.

Atas perbuatannya itulah, tersangka dijerat pasal 197 subsider pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancamannya, 10 tahun penjara. (one/fun)