Warga Ledok Nyaris Dibegal saat Mau Kerja, Pelakunya Sempat Lempar Bondet

BANGIL – Perjalanan Maria Ulfa, 36, ke tempatnya bekerja di PIER, Kamis (23/8) malam, bakal menjadi kenangan mencekam yang tak akan terlupakan. Ia nyaris kehilangan motor Vario 125 miliknya, setelah dikuntit dua pelaku begal.

Kejadian tak mengenakkan itu, menimpa korban sekitar pukul 21.30. Ceritanya bermula saat korban hendak berangkat kerja ke kawasan PIER. Ia mengendarai motor Vario warna putih, seorang diri.

Mulanya, perjalanan yang dilaluinya berjalan aman. Hingga ia melintasi perlintasan rel KA Latek, Kecamatan Bangil. Warga Ledok, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Bangil, ini dibuat tak tenang dengan kehadiran dua orang yang seolah menguntitnya.

“Tidak jelas mereka mengendarai motor apa. Tiba-tiba, mereka menguntit istri saya dari belakang,” kata suami korban, Yulkifli.

Korban berusaha untuk tenang. Sambil terus menarik gas, ia mempercepat laju motornya. Rupanya, kedua pelaku yang berboncengan itu, terus mengejarnya.

Hingga sampai di Jalan Raya Blawi, Desa Masangan, Kecamatan Bangil. Mereka berhasil memepet korban. Salah satu dari mereka, kemudian mencabut kunci kontak motor tersebut.

Korban kemudian menjatuhkan motornya di tengah jalan. Sadar ada pelaku yang hendak mendekat, korban berteriak meminta pertolongan. “Saat itu, ada sopir truk yang kemudian berhenti dan hendak memberikan pertolongan,” urainya.

Tanpa diduga, pelaku kemudian mengeluarkan bondet. Bondet tersebut kemudian dilemparkannya ke arah sopir truk yang hendak menolong istrinya. Beruntung bondet tersebut tak sampai meledak lantaran ngowos.

Para pelaku akhirnya memilih kabur, setelah warga bergerumun. “Istri saya selamat. Tapi sekarang masih shock. Kami memang belum lapor ke polisi,” sambungnya.

Kapolsek Bangil Kompol Iskhak mengaku, belum memperoleh laporan atas kejadian tersebut. “Kami belum memperoleh laporan,” pungkasnya. (one/fun)