Produksi Garam di Kota Pasuruan Ditarget 8.000 Ton

BUGULKIDUL – Tingginya produksi garam di Kota Pasuruan sepanjang 2017, membuat Pemkot Pasuruan menaikkan target produksi. Tahun ini, pemkot menargetkan produksi garam sebesar 8.000 ton. Dan sejauh ini, target ini sudah terealisasi 500 ton.

Kabid Budi Daya di Dinas Perikanan Kota Pasuruan Dyah Ekawati mengungkapkan, produksi garam pada 2017 melampaui target. Sampai akhir Desember 2017, produksi garam mencapai 7.800 ton dari target 7.500 ton.

Karena itulah, pihaknya menaikkan target produksi sebesar 500 ton. Yaitu, menjadi 8.000 ton tahun ini. Dan, sampai akhir Juli lalu, target ini sudah terealisasi 500 ton. Kondisi ini tidak terlepas dari cuaca panas yang mendukung.

“Petani garam mulai memproduksi sejak Mei. Dan selama dua bulan, mereka berhasil memproduksi garam 500 ton,” katanya.

Dyah pun optimistis target tahun ini bisa terealisasi. Sebab, musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang dibandingkan tahun lalu. Sehingga, produksi garam diharapkan lebih optimal daripada tahun 2017.

Agar target itu terealisasi, pihaknya pun memberikan sejumlah bantuan pada petani garam. Di antaranya, geoisolator dari Pemprov Jatim yang bakal diberikan pada dua kelompok. Juga ada bantuan sejumlah sarpras penunjang lainnya, seperti terpal.

“Insya Allah, target tahun ini dapat terealisasi. Sepertinya cuaca tahun ini lebih mendukung bagi petani garam,” terang Dyah. (riz/fun)