Polisi Akhirnya Tetapkan Sopir Bus Pariwisata Adi Jaya Jadi Tersangka

PASURUAN – Kepastian penyebab terjadinya kecelakaan antara bus wisata dan truk tronton di Jalan Raya Nguling, 17 Agustus dini hari, akhirnya terungkap. Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya memastikan bahwa sopir bus rombongan wisata asal Bali itulah yang diduga kuat sebagai pemicu kecelakaan terjadi.

Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Kota Ipda Heri Purnomo menyampaikan, pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Baik warga yang melihat insiden kecelakaan itu, kedua sopir kendaraan yang terlibat, dan penumpang bus.

“Selain itu, dari hasil olah TKP juga cukup menguatkan bahwa posisi yang kurang menguntungkan dalam kasus kecelakaan ini ialah sopir bus. Sebab, posisi bus saat tabrakan itu sudah berada di jalur berlawanan,” kata Heri.

Berdasarkan keterangan dan pengumpulan data tersebut, Heri menyebut kecelakaan itu bermula saat sopir bus tak dapat mengendalikan laju kendaraan. Hingga kemudian laju bus oleng ke kanan sebelum menabrak truk tronton dari arah berlawanan.

Dengan demikian, semakin menguatkan dugaan sementara yang disampaikan sebelumnya. Yakni, sopir bus mengantuk, namun tetap memaksakan diri untuk mengemudi. Hingga akhirnya memicu kecelakaan tersebut.

“Setelah melakukan gelar perkara, kami naikkan status perkara ke penyidikan. Dengan begitu, maka sopir bus juga sudah ditetapkan sebagai tersangka,” beber Heri.

Menurut Heri, sopir bus bernama Danang Dwi Prasetya, 23, itu dikenai Pasal 310 ayat 3 UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam ayat tersebut, tersangka dinilai lalai dan mengakibatkan kecelakaan dengan korban luka berat.

Diberitakan sebelumnya, rencana liburan rombongan wisata asal Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, harus terhenti di perjalanan. Bus pariwisata yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di Jalan Raya Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jumat (17/8) pukul 03.20.

Bus Pariwisata Adi Jaya bernopol DK 9281UF itu melaju dari arah Probolinggo-Pasuruan dan dikemudikan oleh Danang Dwi Prasetya, 23, warga Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan. Petaka terjadi saat bus melintas di Jalan Raya Nguling.

Itu setelah ada sebuah truk tronton yang dikemudikan oleh I Gede Ardika, 41, warga Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, melaju dari arah berlawanan. Setelah sempat oleng laju bus kian tak terkendali lalu mengarah ke kanan. Tak pelak, tabrakan samping pun tak terhindarkan antara bus dengan truk bermuatan besi tersebut. (tom/fun)