Malu, Rumah Tangga Masih “Disuapi” Mertua

KEINGINAN Minthul (nama samaran), 23, warga Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, untuk memiliki imam yang bertanggung jawab, ternyata tidak sesuai harapannya. Ini, lantaran Tole (nama samaran), 25, suaminya, justru sering menyuruhnya meminta uang ke orang tuanya.

Minthul benar-benar kecewa dengan suaminya. Sang suami yang diharapkan mampu memberikan nafkah lahir, ternyata malah jadi benalu di keluarga.

“Pernikahan saya tidak seindah yang dibayangkan. Bahkan, saya menyesal memilih menikah cepat-cepat,” jelasnya.

Pernikahan Minthul dengan Tole bisa dibilang setengah dijodohkan. Setelah lulus SMA, Minthul hanya di rumah dan membantu orang tua. Saat usianya menginjak 20 tahun, keluarganya berusaha mencarikan suami buat Minthul. Apalagi Minthul memang tak terlalu pandai bergaul sehingga belum memiliki pacar.

Akhirnya, bermula dari bantuan bibinya, Minthul dijodohkan dengan seorang pria yang juga sedang mencari pendamping hidup. Usianya memang tak terlalu jauh dari Minthul. “Tapi, kata bibi saya orangnya baik, saleh. Karena itu saya dan orang tua juga mau dikenalkan,” jelasnya.

Meskipun pekerjaan Tole hanya sekuriti perumahan, namun setidaknya bisa memberikan nafkah sehari-hari. Minthul pun tak menolak. Sehingga, tak lama kemudian mereka pun menikah.

Setelah menikah, Minthul diboyong ikut tinggal di rumah orang tuanya. Keluarga Tole memang sangat sederhana. Bahkan, orang tua Tole mengandalkan gaji Tole untuk kebutuhan sehari-hari. Minthul pun harus menekan biaya makan agar cukup sampai akhir bulan.

“Ya memang susah. Saya sampai sering nangis karena gaji Tole memang gak banyak. Tapi ya harus tetap bisa ngatur biar pas,” jelasnya. Karenanya, jika benar-benar sulit uang, Minthul awalnya memang sering meminta uang ke orang tuanya agar kebutuhan hidupnya terjamin.

Sebagai orang tua, tentu mereka tak ingin anaknya susah. Mulanya Minthul diam-diam meminta uang ke orang tuanya. Belakangan, Tole tahu jika Minthul sering minta kiriman uang pada orang tuanya. Bukannya gengsi, Tole malah senang. Padahal, mertuanya sering menyindir Tole soal kurangnya uang belanja.

Namun, Tole seolah tak peduli. Seringkali kalau uang belanja habis, Minthul malah disuruh meminta uang ke orang tuanya. Hal ini sering terjadi selama 3 tahun mereka menikah. Terakhir, Minthul mengaku malu karena merasa dimanfaatkan oleh suaminya.

“Ya malu. Tiga tahun menikah tetap minta uang ke orang tua. Padahal, sudah punya suami dan anak juga. Dia (Tole) juga gak ada malunya. Daripada begitu terus, lebih baik pisah saja,” katanya. (eka/rf/mie)