Perluasan Perpustakaan Probolinggo Ditunda, Ini Alasannya

MAYANGAN – Tak hanya proyek pembangunan Pasar Baru yang ditunda pembangunannya. Proyek perluasan Perpustakaan Umum pun juga dipending rencana perluasannya. Gagalnya perluasan, terjadi karena tidak ada peserta tender yang sesuai kualifikasi.

“Perluasan Perpustakaan Umum ditunda tahun 2019. Rencananya memang tahun ini dilakukan perluasan. Namun, proyeknya tertunda karena gagal lelang,” ujar Andre Nirwana, kabid Cipta Karya di Dinas PUPR Kota Probolinggo.

Gagalnya proses lelang ini terjadi karena peserta yang ikut lelang tidak sesuai dengan kualifikasi yang diharapkan oleh Dinas PUPR. Selain itu, juga karena mepetnya waktu pengerjaan proyek.

“Selain itu, juga waktu yang semakin pendek, khawatir tidak selesai pengerjaan proyeknya. Sehingga, diputuskan untuk menunda perluasan tahun 2019,” jelasnya.

Tahun depan, Andre memastikan, proyek konstruksi perluasan Perpustakaan Umum akan dilelang tepat awal tahun 2019. Selain itu, akan ada penambahan anggaran untuk perluasan ini.

Tahun ini, anggaran perluasan sebesar Rp 2,2 miliar. Tahun depan, akan ditambah menjadi Rp 2,7 miliar. “Penambahan anggaran dilakukan agar pengerjaan perpustakaan benar-benar sampai selesai. Tahun 2018 dengan rencana anggaran Rp 2,2 miliar, itu tidak sampai selesai,” jelasnya.

Rencananya, Perpustakaan Umum Daerah akan diperluas untuk menambah fasilitas yang ada di perpustakaan. Perluasan akan memanfaatkan ruang Pramuka yang tepat ada di sisi utara perpustakaan. (put/hn/mie)