Kawanan Kera di Lereng Bromo Turun, Petani di Sukapura Resah

SUKAPURA – Sejak beberapa bulan terakhir kawanan kera dari lereng Gunung Bromo, banyak yang turun gunung. Kawanan kera yang kelaparan ini, turun gunung dan merusak tanaman sayur warga dan buah milik warga di sekitar Gunung Bromo.

Menurut sejumlah warga, kawanan kera yang menyerang ladang itu tak satu-dua ekor. Melainkan, bisa mencapai 6 sampai 8 ekor. Mereka langsung menyerbu tanaman warga yang sudah mulai berbuah. Jika belum berbuah, tanaman ini hanya diacak-acak. Tak ayal, banyak tanaman sayur warga rusak.

Daerah yang langganan diserang kawanan kera saat kemarau ini di antaranya di Desa Sukapura dan Desa Ngadirejo. Di awal kemarau kera yang masih sedikit. Namun, memasuki puncak kemarau jumlahnya akan makin banyak.

Salah seorang petani Desa/Kecamatan Sukapura Sukan mengatakan, kejadian itu sudah tidak asing lagi bagi warga. Salah satu menyelamatkan tanaman dari serangan kera dengan menjaga ladangnya. “Itu, untuk mengusir kawanan kera ketika datang. Kami sudah terbiasa, jadi kami jaga,” ujarnya.

Sukan mengatakan, satu-satunya yang bisa dilakukan warga hanya mengusir kawanan kera. Namun, bila sudah kadung dirusak, hanya bisa mengikhlaskannya. Sebab, menurutnya, kawanan kera ini juga mencari pakan. “Kalau kelihatan diusir, sehingga tidak sampai merusak,” ujarnya.

Menurutnya, tahun ini telah banyak tanaman warga yang dirusak. Bahkan, milik warga lain sampai habis tidak tersisa. “Sudah banya yang dirusak, tapi mau bagaimana lagi. Yang diserang itu biasanya jagung, wortel, dan tomat. Kadang juga kebun pisang,” ujarnya.

Camat Sukapura Yulius Christian mengatakan, jika kemarau memang banyak kera yang turun gunung. Itu, karena stok makanan di hutan tempat mereka tinggal menipis.

Sehingga, mereka turun untuk mencari pakan. “Hanya menyerang tanaman. Kalau menyerang manusia tidak. Karena liar, jika ada orang mereka biasanya langsung lari,” ujarnya.

Menurutnya, kini sebagian warga dan petani hanya berupaya menghalau kera dan sesekali menempatkan anjing di ladang mereka. Mereka berusaha agar kera takut dan tidak menjarah sayuran. Seperti, kentang, sawi, jagung, dan buah-buahan, seperti pisang dan alpukat. (sid/rud/mie)