Temukan Warga Ranuagung Suspect Kaki Gajah, Ini Langkah Dinkes

TIRIS – Kasus temuan satu warga Ranuagung, Tiris, Kabupaten Probolinggo suspect kaki gajah direspons Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Beberapa waktu lalu, tim Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) pun telah turun ke lapangan.

Kepala Dinkes setempat, dr. Shodiq Tjahjanto menjelaskan, tim P2PL bahkan tak hanya memeriksa pasien suspect. Tetapi, juga menindaklanjuti lingkungan sekitar. Total 20 warga di sekitar kediaman pasien juga diperiksa.

Temuan suspect kaki gajah memang harus ditindaklanjuti dengan pemeriksaan keluarga dan tetangga terdekat. Sebab, peneluran penyakit kaki gajah itu lewar gigitan nyamuk.

“Saat nyamuk pernah menggigit penderita kaki gajah dan menggigit orang lain, besar kemungkinan akan menularkan penyakit yang sama,” jelas Shodiq.

“Jadi, sambil menunggu hasil uji lab pemeriksaan penderita suspect kaki gajah, kami periksa juga keluarga terdekat dan warga sekitar,” imbuh Shodiq. Harapannya, jika nanti ternyata ada orang lain selain suspect yang tertular, pihaknya bisa segera mengambil tindakan.

Diketahui, Dinkes menemukan seorang warga Ranuagung, Kecamatan Tiris suspect kaki gajah. Kaki perempuan penderita itu membesar hingga berdiameter sekitar 65 sentimeter. (mas/mie)