2 PPK Probolinggo Dipastikan Tidak Menjabat Lagi, Ini Alasannya

PROBOLINGGO – Dua anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dipastikan tidak lagi menjabat dalam Pemilu 2019 nanti. Dua anggota PPK dari Kecamatan Mayangan dan Kedopok ini punya alasan kenapa tak lagi melanjutkan tugasnya. Ada yang sudah menjabat dua periode, lainnya mendaftar sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg).

Hal ini diungkapkan Ahmad Hudri, ketua KPU Kota Probolinggo beberapa waktu lalu. “Dari semua PPK di kota, ada dua orang yang tidak melanjutkan tugasnya sebagai anggota PPK pada pemilu,” ujarnya. PPK yang sudah menjalani periode kedua merupakan anggota PPK Mayangan. Sedangkan yang nyaleg adalah anggota PPK Kedopok.

“Jika maju dalam proses pen-caleg-an, PPK memang harus mundur. Itu, sudah peraturannya,” ujarnya. Hudri –sapaan akrabnya – mengungkapkan, dalam UU Nomor 10/2016 disebutkan jika anggota PPK berjumlah 3 orang. Namun, aturan itu di- judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK), sehingga dikembalikan jadi 5 orang.

“Kami kemarin sudah melakukan evaluasi terhadap PPK sehingga menjadi 3 orang. Setelah dikembalikan jadi 5 orang, maka PPK yang sebelumnya tidak terpilih bisa masuk kembali,” ujarnya.

Sedangkan bagi PPK yang sudah tidak bisa menjabat lagi, baik karena sudah 2 periode atau pun mundur karena pen-caleg-an, akan segera dilakukan pengisian. “Bisa melalui cadangan saat seleksi PPK itu,” ujarnya. (put/rf/mie)