Hore… Siswa SMA di Pasuruan Bisa Nikmati Lagi Pendidikan Gratis

POHJENTREK – Keinginan siswa SMA/SMK negeri di Kota Pasuruan untuk mengenyam pendidikan tanpa biaya, sepertinya akan segera terjawab. Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Pasuruan menyebut penyerapan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) tinggal menunggu SK dari Pemprov Jatim.

Kepala Cabdin Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Pasuruan Indah Yuliani mengungkapkan, pihaknya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K), serta Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Pasuruan, sempat melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim bulan lalu. Tujuannya, untuk menanyakan penyerapan Bosda senilai Rp 10,5 miliar.

Dari pertemuan ini, anggaran senilai Rp 6 miliar akan diserap untuk sekolah negeri. Sementara, Bosda senilai Rp 4,5 miliar untuk sekolah swasta, dikembalikan ke pemkot setempat.

“Dalam kesempatan itu pula, DPKA meminta informasi tentang jumlah siswa di sekolah swasta. Sebab, kewenangan penyerapannya berada di tangan pemkot,” ungkap Indah.

Sementara itu, Senin (30/8) lalu pihaknya juga menjalin komunikasi dengan Sekretaris Dispendik Jatim Ramli Yanto. Birokrat kelahiran Probolinggo itu menjamin jika Bosda untuk sekolah negeri akan diserap. Penyerapannya kini menunggu surat dari pemprov. Hal ini berkaitan dengan mekanisme serta rekening untuk Bosda tersebut.

“Kami tidak ingin peristiwa tidak terserapnya Bosda tahun lalu kembali terulang. Karena itu, kami juga meminta peran aktif pemkot agar bisa segera terealisasi,” terang Indah Yuliani.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Kota Pasuruan Muhammad Arif Ilham menjelaskan, dewan berharap langkah yang sudah ditempuh selama ini benar-benar terwujud. “Saya harap pemkot dan cabdin tidak hanya menunggu saja. Namun, mereka proaktif mencari solusi agar dapat segera terserap,” terang politisi dari Fraksi Partai Golkar ini. (riz/rf/mie)