Ruang Penyimpanan Dieksekusi PN, Keranda Mayat Ini Digeletakkan

KANIGARAN-Pengadilan Negeri (PN) Kota Probolinggo, Selasa (7/8) mengeksekusi ruangan yang selama ini digunakan untuk menyimpan keranda mayat. Ruangan berukuran 3 x 6 meter itu berada di RT 4 RW 5, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran.

Ruang yang dieksekusi PN Probolinggo itu sendiri sudah digunakan untuk penyimpanan keranda mayat sejak 1998. Lantaran dieksekusi, warga setempat pun kebingungan. Sebab, kereta jenazah yang biasa disimpan di tempat tersebut, harus dipindah.

Oleh warga, keranda jenazah yang terbuat dari besi beroda itu sampai Selasa sore, digeletakkan di pojokan gang depan rumah warga. Rodanya menjulur ke gang atau jalan yang sempit.

Ketua RT setempat masih akan berembug dengan warga mencari tempat baru untuk menyimpan keranda jenazah itu. Mengingat, kawasan perkampungan setempat termasuk padat penduduk. Tidak ditemukan lahan kosong lagi.

Ekskusi dilakukan, setelah pengadilan setempat memenangkan gugatan Budiharjo, 63, atas lahan berukuran 3 X 6 meter yang berada di belakang rumah tinggalnya. Di lahan itulah, kendara mayat biasanya disimpan.

Ekskusi berjalan lancar tanpa ada perlawanan dari warga. Meskipun sebelumnya, sempat alot soal penentuan batas pekarangan untuk akses jalan warga.

Budiharjo, pemenang gugatan, bersedia memberi sebagian lahannya untuk akses jalan warga. Dengan catatan keranda tak lagi ditempatkan di belakang rumahnya. Meski kurang dari 1 meter lebarnya.

Batas itupun oleh warga diberi tanda besi disaksikan Badan Pertanahan Nasional (BPN), PN, Polres Probolinggo Kota, Lurah, ketua RT dan tokoh masyarakat. Usai memasang patok pembatas, ekskusi atau pengosongan dan pembongkaran bangunan tembok yang berdiri diatas lahan yang disengketakan, dilakukan. (rpd/mie)