Hendak Jenguk Anak di Ponpes, Warga Jember Tewas Ditabrak Truk di Bangil

BANGIL-Kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia, bukan hanya terjadi di Beji. Di depan jalur menuju kawasan PIER, Desa Raci, Kecamatan Bangil, seorang perempuan meninggal dunia, usai disasak truk tangki. Selasa (7/8) siang.
Korban meninggal itu diketahui bernama Kholifah, 35, warga Desa Rowotampu, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Insiden itu terjadi sekitar pukul 13.00.

Ceritanya berawal saat korban hendak menjenguk anaknya di salah satu ponpes yang ada di Bangil. Korban yang berangkat dari Jember, tidak sendirian. Ia bersama anaknya, Fainanan Jalila, 5 dan seorang sopir, Akhmad Ilyas, 59.Mereka mengendarai mobil Pajero Sport nopol B 54 UQI.

Korban dan anaknya bungsunya tersebut, duduk di kursi belakang sopir. Semula, perjalan mereka berlangsung aman. Tidak ada masalah, hingga mereka sampai di PIER, Desa Raci, Kecamatan Bangil. Ketika itu, korban berniat untuk mampir ke ATM yang ada di kawasan PIER. Namun, karena terlanjur keblablasan, sopir akhirnya memilih putar balik.

Saat hendak menuju kawasan PIER itulah, petaka tak bisa ditolak. Sopir Pajero yang menyeberang, ditengarai kurang memperhatikan jalur. Pasalnya, saat hendak menyeberang, sebuah truk tangki sedang hendak melintas dari arah Pasuruan ke Surabaya.

Alhasil, jarak yang terlampau dekat, membuat sopir truk tangki, Munir, 41, warga Cukurgondang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, tak bisa menghindar. Truk tangki nopol L 9507 UV tanpa muatan itu, akhirnya menyeruduk Pajero, tepat mengenai bodi samping mobil tempat duduk korban.

Tabrakan keras itu, tak hanya meringsekkan bagian bodi Pajero. Karena, kecelakaan tersebut, membuat Kholifah, mengalami luka robek pada tangannya. Selain itu, ia juga mengalami pendarahan pada mulutnya.

Korban meninggal seketika di lokasi kejadian. Sementara anaknya, menderita luka memar pada kaki kanannya. Pipi kanannya juga lecet.

“Korban kami bawa ke RSUD Bangil. Korban atas nama Kholifah meninggal di lokasi kejadian. Sementara anaknya, menderita luka pada bagian kaki dan pipi,” jelas Aiptu Abdillah, kaposlantas PIER. (one/fun)