Cuma Raih Seri di Laga Ketiga, Ini Evaluasi Pelatih Persekap

PASURUAN – Skor imbang dalam pertandingan Persekap melawan Persekam Metro (5/8), memang kurang memuaskan. Hal itu terutama dirasakan oleh tim pelatih Persekap. Sebab, skor 0-0 itu begitu jauh dari target.

Pelatih Persekap Asyari Cahyani mengutarakan, jika sebelumnya skuad Persekap diharapkan mampu mengemas poin penuh. Namun, pola permainan yang terjadi di lapangan jauh dari prediksi. Banyak hal yang menjadi catatannya saat ini.

“Sejak awal memang kami terbawa ritme permainan lawan. Padahal, ciri khas kami bermain cepat, saat berlaga justru lambat mengikuti ritme lawan yang bermain kalem,” kata Asyari.

Ia mengucapkan, kondisi itu memang memungkinkan terjadi. Sebab, kondisi pemainnya saat ini banyak diisi pemain muda. Sehingga, pengalaman menghadapi pola permainan lawan pun masih meraba-raba.

Selain itu, arahannya agar Bayu Handika cs bisa bermain lepas pun kacau. Ia mengaku, tak banyak taktik yang diterapkan anak asuhnya selama pertandingan. Ia menilai, hal itu dikarenakan faktor psikologis pemain.

Dimana pemain Persekap memegang peran sebagai tuan rumah yang bermain dihadapan suporternya. “Jadi, mereka terlalu terbebani. Akhirnya, kolektivitas membangun serangan itu tidak jalan. Hampir semua masih ingin menonjol,” jelasnya.

Ia memastikan, semua catatannya tersebut akan menjadi bahan evaluasi selama beberapa waktu ke depan. Menurutnya, latihan yang digelar sebelum laga selanjutnya, harus lebih ekstra. Apalagi, Persekap bakal bertolak ke Sidoarjo untuk menghadapi Persida, 12 Agustus nanti.

“Semua lini kami evaluasi. Tapi lini belakang saya rasa sudah lumayan. Hanya selebihnya masih perlu diperbaiki,” tandasnya. (tom/fun)