BMKG: Waspadai Angin Kencang dan Dingin Selama Sepekan ke Depan

PANDAAN – Angin kencang masih bertiup di Pulau Jawa, termasuk di Pasuruan dan Probolinggo, dalam beberapa hari ke depan. Bahkan, masyarakat diimbau mewaspadai angin kencang dan suhu dingin.

Imbauan ini disampaikan kantor BMKG Stasiun Geofisika Tretes di Pandaan melalui Suwarto, Kasi Observasi dan Informasi. Menurutnya, angin kencang dan suhu dingin diperkirakan terjadi tiga hari hingga sepekan ke depan.

“Jika melihat prakiraan cuaca yang ada, angin kencang dan suhu dingin kami perkirakan berlangsung tiga hari hingga sepekan mendatang,” jelasnya.

Untuk Jawa Timur, bulan ini memasuki puncak musim kemarau. Dan, saat musim kemarau ini, berembus angin muson timur yang membawa masa udara dari benua Australia. Suhu menjadi dingin karena saat ini benua Australia sedang musim dingin.

Sedangkan di wilayah Jawa Timur, termasuk Pasuruan dan Probolinggo, udara bersifat panas dan kering pada siang hari. Namun, dingin pada malam, dini, dan pagi hari.

“Berdasarkan pantauan BMKG, cuaca seperti ini dapat memicu terjadinya peningkatan kecepatan angin. Dapat mencapai 45 km per jam untuk wilayah pesisir utara. Sehingga tinggi gelombang laut pun naik,” katanya.

Tak heran, menurutnya, di lapangan banyak ditemukan pohon tumbang. Sebagai imbas dari angin kencang.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat menjaga kesehatan. Sebab, perbedaan suhu siang yang panas dan malam yang dingin, bisa mengganggu kesehatan. Sementara bagi masyarakat pesisir dan penggunaan transportasi laut, tetap mewaspadai gelombang tinggi. (zal/fun)