Patungan Beli SS, Ehh Dua Pemuda Ini Malah Digrebek Polisi

BANGIL – Banyak cara yang bisa dilakukan demi bisa menghisap sabu-sabu. Misalnya dengan dana patungan.

Seperti yang dilakoni Samsudin alias Solehudin, 32, warga Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo dan M. Umar, warga Ngabar, Kecamatan Kraton ini. Agar bisa “eksis” nyabu, mereka menghimpun dana dengan pantungan.

Namun, kenikmatan yang mereka rasakan, hanyalah sesaat. Karena, akhirnya mereka harus meringkuk di tahanan. Penyebabnya, pesta sabu-sabu yang mereka gelar tercium polisi yang akhirnya meringkusnya.

Keduanya ditangkap anggota Satreskoba Polres Pasuruan, Sabtu kemarin (28/7). Cerita penangkapan itu, bermula dari giat pesta sabu-sabu yang mereka gelar. Keduanya melakukan duet nyabu itu, di rumah Samsudin.

“Setelah kami memperoleh informasi adanya giat pesta sabu-sabu, anggota bergerak ke rumah salah satu tersangka. Di situlah, kami mendapati tersangka yang tengah nyabu,” jelas Nanang.

Menurut Nanang, penggrebekan itu dilakukan sekitar pukul 15.00. Dalam penggrebekan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang dimaksud, berupa satu kantong plastik kecil berisi sabu-sabu seberat 0,29 gram serta satu pipet kaca yang didalamnya masih menyisakan sabu-sabu dengan berat kotor 1,1 gram.

Petugas juga mengamankan sebuah botol, timbangan elektrik dan beberapa barang bukti lainnya. Bersama barang bukti yang ditemukan, keduanya digelandang ke Mapolres Pasuruan untuk pemeriksaan.

Kepada petugas, keduanya tak mengelak dengan apa yang dilakukan. “Mereka sudah lama mengenal sabu-sabu. Untuk bisa nyabu, mereka patungan,” bebernya.

Nanang menambahkan, petugas juga masih mendalami perkara lain yang melilit Samsudin. Karena diduga kuat ia terlibat kasus perampasan. “Keduanya dijerat pasal 112 jo pasal 132 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman, bisa 10 tahun penjara,” pungkas dia. (one/fun)