Bongkar Kios dan Los, Revitalisasi Pasar Sukorejo Mulai Digarap

SUKOREJO – Proyek revitalisasi Pasar Daerah Sukorejo akhirnya dimulai. Di lapangan, kios dan los yang akan direvitalisasi, mulai dibongkar. Targetnya, pembongkaran itu selesai dalam waktu dua pekan.

Bersamaan dengan pembongkaran tersebut, dipasang pagar di sekeliling lokasi proyek. Pagar berupa gedek atau anyaman yang terbuat dari bambu.

SEMENTARA: Pedagang di pasar juga mulai menempati lapak sementara. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Kepala unit Pasar Sukorejo Hasyim Asyari menjelaskan, pembongkaran bangunan lama sudah berlangsung sejak tiga hari ini atau Senin (30/7). “Targetnya, pembongkaran selesai dalam waktu dua pekan. Selanjutnya, dilakukan pembangunan fisik atau konstruksinya,” katanya.

Dijelaskan Hasyim, los dan kios yang dibongkar terletak di sebelah utara pasar. Jumlahnya ada 8 los dan 56 kios. Jadi, total ada 74 los dan kios. Selanjutnya, di atas bangunan yang dibongkar itu, akan dibangun 225 kios dan los.

Sesuai kalender kerja proyek ini, menurutnya, proses pembangunan fisik atau konstruksinya harus tuntas sebelum akhir tahun 2018. Memang butuh waktu agak lama. Sebab, ada proses pembongkaran bangunan lama.

“Juga butuh waktu untuk pembersihan dari bangunan yang sudah dibongkar. Ini, ditempuh lebih dulu, sebelum proyek bangunan fisiknya dikerjakan,” lanjutnya.

Di sisi lain, pedagang yang los dan kiosnya dibongkar, tetap bisa berjualan tiap hari. Mereka untuk sementara dipindah ke tempat penampungan sementara. Tempat penampungan sementara ini, dibangun lebih dulu dengan anggaran sekitar Rp 199 juta dari APBD Kabupaten Pasuruan.

Proyek revitalisasi Pasar Daerah Sukorejo sendiri, dianggarkan Rp 5,1 miliar dari APBN. Sebagai pemenang lelang adalah PT Cipta Prima Selaras dari Malang.

Untuk revitalisasinya, tak semua bangunan di pasar akan direvitalisasi. Revitalisasi akan dilakukan pada kios di sisi utara. Bangunan di sini dibongkar, lalu dibangun 225 kios baru. (zal/fun)