MUI: Azan Ajaran Agama yang Tak Boleh Buat Mainan

KRAKSAAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo menyambut baik iktikad pelawak asal Maron, Sukur yang mau minta maaf atas viralnya videonya yang memparodikan azan. MUI berharap, kasus serupa tak terulang.

Sekretaris Umum MUI Kabupaten Probolinggo, K.H. Syihabudin mengatakan, azan merupakan ajaran agama yang tidak boleh dibuat mainan. Karenanya, pihaknya meminta Sukur tidak lagi menjadikan agama ataupun ajarannya sebagai lawakan. “Tadi (Selasa, 31/7, Red) sudah membuat pernyataan dan Pak Sukur sudah mendapatkan pembinaan,” ujarnya.

Diketahui, video Sukur yang sedang azan viral di media sosial. Dalam video itu, terlihat Sukur sedang azan. Nah, ketika mengumandangkan takbir, Sukur tak melanjutkan dengan kata “Akbar,” hanya cukup di “Allahu.” Mendapati itu, temannya menegurnya. Namun, ternyata Sukur menambah kata “Akbar” pada kalimat syahadat. (mas/rud/mie)


DIKLARIFIKASI: Sukur (Kemeja hijau) saat diklarifikasi MUI dan Polres Probolinggo. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)