Jualan di Sepanjang Jalan Pattimura-Pandaan, 7 PKL Liar Ditertibkan

DITERTIBKAN: Satpol PP mendatangi usaha tambal ban di Jalan Pattimura (foto atas). Selain tambal ban, ada beberapa usaha lain yang ditertibkan. Mereka diminta untuk tak lagi jualan disana. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

PANDAAN – Kawasan Jalan Pattimura, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, belum bisa bersih dari para pedagang kali lima (PKL) liar. Senin (30/7), Satpol PP Kabupaten Pasuruan mendapati ada tujuh PKL yang berjualan secara terlarang.

Mereka diketahui berjualan di badan dan trotoar di sepanjang Jalan Pattimura. Mulai pedagang buah-buahan sampai pedagang nasi menggunakan mobil pikap dan gerobak. Ada pula tukang tambal ban yang nekat beroperasi di badan jalan.

“Sepanjang ruas jalan ini, baik di bahu jalan maupun di atas trotoar dilarang berjualan. Termasuk menggelar dan mendirikan lapak. Makanya, kami datangi dan tertibkan,” ujar Kasi Tibum Satpol PP Kabupaten Pasuruan Ajar Dollar. Razia ini dimulai sekitar pukul 08.00-09.00.

Dalam razia ini, para PKL tak hanya didatangi dan diminta pindah. Mereka juga diberi sanksi dan mendapatkan surat peringatan pertama. Sebab, mereka merupakan PKL baru dan belum pernah terjaring razia.

“Sanksi tetap kami berikan mengacu pada Perda 11/2005 tentang Penataan dan Pembinaan PKL. Jika kemudian terjaring razia kembali, berikutnya disanksi surat peringatan atau teguran kedua dan seterusnya sesuai mekanisme yang ada,” ujarnya. (zal/fun)