Rabu, 14 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Kraksaan

Proyek Pipanisasi di Tiris Bocor dan Belum Bisa Dioperasikan

Sabtu, 28 Jul 2018 06:45 | editor : Fandi Armanto

pipanisasi

ILUSTRASI: Kebocoran pipa sistem gravitasi milik Balai Besar Sumber Daya Air (Dok. Radar Bromo)

DRINGU - Proyek pipanisasi dengan sistem gravitasi milik Balai Besar Sumber Daya Air (BBSDA) Pemprov Jawa Timur di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, sejauh ini belum bisa dioperasikan. Sebab, masih banyak problem teknis yang belum terselesaikan.

Mendapati itu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Probolinggo berupaya agar hasil proyek ini bisa beroperasi. Itu, agar enam kecamatan yang rencananya akan mendapatkan pasokan air dari hasil proyek ini bisa segera terealisasi.

Direktur PDAM Kabupaten Probolinggo Gandhi Hartoyo mengatakan, pihaknya akan terus berkomunikasi dengan pihak BBSDA Provinsi. Tujuannya, agar hasil proyek pipanisasi air bersih yang sudah tiga tahun dikerjakan itu bisa segera dioperasikan. Sehingga, warga di enam kecamatan bisa segera mendapatkan pasokan air bersih.

“Kami selalu terus berkomunikasi (dengan BBSDA). Beberapa bulan lalu, terakhir kami lakulan komunikasi agar ada tindak lanjut dalam upaya penyelesaian proyek ini. Alhamdulillah, ada respons,” ujarnya.

Gandhi mengatakan, belum beroperasinya hasil proyek ini karena masih banyak problem yang harus diselesaikan. Salah satunya, adanya kebocoran pipa yang berfungsi untuk menurunkan air ke daerah yang lebih rendah. Karena masih ada yang bocor, membuat proyek senilai miliaran rupiah ini belum bisa dimanfaatkan.

“Itu, beberapa kali kami uji coba masih ada yang bocor. Sehingga, belum dapat dioperasikan. Untuk itulah kami akan terus berkomunikasi dengan pihak BBSDA. Agar segera dibenahi dan bisa mengaliri air ke enam kecamatan,” ujarnya.

Gandhi mengaku, selain berkomunikasi dengan penanggung jawab proyek, pihaknya juga berkomunikasi kepada warga. Menurutnya, warga perlu mengentahui adanya persoalan ini, sehingga adanya proyek ini belum bisa dimanfaatkan. “Kami juga terus memberikan pemahaman kepada warga. Sehingga, warga mengerti jika memang kondisinya seperti itu. Dengan demikian, nanti sama-sama memahami,” ujarnya.

Dengan belum beroperasinya hasil proyek ini, menurut Gadhi, Pemprov juga belum bisa menyerahkan hasil proyek ini pada pihaknya. Hasil pipanisasi air bersih ini baru akan diserahkan ke Pemkab Probolinggo bila sudah benar-benar selesai dan bisa dioperasikan.

(br/sid/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia