Senin, 19 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Pemasukan dari Sektor Fasilitas Olahraga Baru Sumbang Segini

Jumat, 27 Jul 2018 18:05 | editor : Fandi Armanto

fasilitas olahraga

ASET PEMKOT: Pintu gerbang GOR Untung Surapati. Tempat ini menjadi penyumbang pemasukan. (Dok Jawa Pos Radar Bromo)

PURWOREJO-Pemkot Pasuruan menargetkan pemasukan yang tidak sedikit dari sejumlah aset olahraga miliknya. Tahun ini, fasilitas olahraga ditargetkan Rp 74,2 juta. Namun, sepanjang 2018, realisasi pemasukan baru mencapai Rp 21,7 juta.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Pasuruan, Hardi Urtoyo mengungkapkan pemasukan sebesar Rp 74,2 juta ini ditargetkan berasal dari pemakaian fasilitas olahraga Rp 62,3 juta, serta dari retribusi tempat khusus parkir Rp 11,9 juta.

Ia merinci pemakaian fasilitas olaharga ini terdiri dari  pemakaian GOR Rp 24 juta, stadion Untung Surapati (Unsur) yakni Rp 7 juta; kios stadion Unsur Rp 29,36 juta;  lapangan Wijaya Rp 150 ribu dan pemakaian lapangan tenis Gradhika Rp 1,8 juta. Sejauh ini sektor tersebut menyumbang Rp 19,65 juta.

Sementara itu, retribusi tempat khusus parkir berasal dari parkir GOR Unsur sebesar Rp 4,56 juta dan parkir stadion Unsur Rp 7,35 juta. Hingga sekarang, retribusi tempat khusus parkir ini baru menyumbang Rp 1,383 juta.

“Pemasukan saat ini memang belum maksimal. Dari target Rp 74,2 juta, ternyata realisasinya sampai akhir Juni lalu baru mencapai Rp 21,7 juta,” katanya.

Hardi menjelaskan salah satu penyebab minimnya realisasi pemasukan ini dikarenakan pihaknya tidak dapat menyerap potensi retribusi tempat khusus parker. Sebab tidak adanya petugas pakir. Akibatnya, pemasukan hanya bisa diserap jika ada pertandingan saja.

“Potensi kami cukup tinggi sebenarnya. Cuma masalahnya kan kami hanya bisa melakukan penarikan jika ada kegiatan saja di situ. Kami masih upayakan dengan mengajukan petugas parkir sendiri,”ujarnya. 

(br/fun/riz/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia