Senin, 19 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Bangil

Rencanakan Bangun Sekolah Inklusi di Pasuruan, Tapi Kendalanya Ini

Kamis, 26 Jul 2018 19:00 | editor : Fandi Armanto

pendidikan inklusi

Ilustrasi (Dok. JawaPos.Com)

BANGIL - Belum punya sekolah inklusi hingga kini, Pemkab Pasuruan pun ingin ada sekolah inklusi di wilayahnya. Tujuannya, untuk menjembatani pendidikan anak-anak sesuai dengan kecerdasan.

Sekretaris Dispendik Kabupaten Pasuruan Mustain menjelaskan, setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda. Ada yang cerdas dalam bidang olahraga, berhitung, atau kecerdasan lainnya.

Bahkan, selama ini menurutnya, kecerdasan tiap siswa belum terakomodir secara maksimal. Salah satu penyebabnya, karena persamaan pembelajaran di setiap sekolah.

"Setiap anak memiliki kecerdasan berbeda. Namun, untuk menemukan dan memaksimalkan kecerdasan tiap anak, cukup susah dilakukan dengan metode pembelajaran di sekolah seperti sekarang ini," kata Mustain.

Untuk itulah, keberadaan sekolah inklusi sangat dibutuhkan. Sebab, sekolah inklusi bisa menggali serta mengoptimalisasi kecerdasan yang dimiliki setiap siswa.

Hanya saja, tak mudah untuk mendirikan sekolah inklusi. Dibutuhkan dana besar untuk mewujudkannya. Selain dibutuhkan sarana dan prasarana yang menunjang, tenaga pengajarnya pun haruslah yang ahli.

"Kami belum bisa mewujudkan. Tapi, kami mengancang-ancang agar ada sekolah inklusi di Kabupaten Pasuruan," sambungnya.

Mustain menambahkan, saat ini sekolah inklusi baru ada di kota-kota besar. Seperti di Surabaya. Di Kabupaten Pasuruan sendiri, pihaknya masih melakukan pemetaan.
"Sekarang masih merintis. Kami juga mendapat program dari pemerintah pusat yang bekerja sama dengan Australia, untuk merencanakan penerapan sekolah inklusi di Kabupaten Pasuruan," bebernya.

(br/one/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia