Kamis, 22 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
Politik

Klarifikasi Status Agustina, KPU Datangi Pengadilan Tipikor

Kamis, 26 Jul 2018 15:00 | editor : Fandi Armanto

agustina amprawati, caleg, calon legislatif, kasus

SEMPAT BIKIN HEBOH: Agustina Amprawati ketika tersandung kaus suap oknum PPK di Pileg 2014 silam. (Dok. Radar Bromo)

PASURUAN - Adanya nama Agustina Amprawati dalam rekapitulasi daftar bakal calon anggota DPRD Kota Pasuruan disorot Panwaslih setempat. Pasalnya, Agustina saat ini masih menyandang status terpidana dalam perkara penyuapan 13 PPK pada Pileg 2014 silam. Panwas mendorong KPU untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum terkait hal itu.

Komisioner Panwaslih Kota Pasuruan, M Anas menyampaikan pihaknya memang telah memantau sejumlah bakal caleg yang masuk dalam rekapitulasi. Soal Agustina, Anas meminta KPU untuk berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Sebab, hingga saat ini status Agustina masih terpidana. Hanya saja ia belum menjalani masa hukuman.

“Kami mendorong KPU untuk berkoordinasi dengan Kejaksaan maupun Kepolisian terkait semua data bakal caleg yang diduga mantan narapidana maupun terpidana,” ungkap Anas.

Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh bakal caleg di Kota Pasuruan memenuhi semua persyaratan yang telah ditetapkan oleh KPU. Mengingat, saat ini KPU masih memiliki waktu sebelum penetapan daftar caleg sementara dilakukan.

“Kami harap semua persyaratan caleg terpenuhi sesuai dengan aturan yang ada sebelum ditetapkan sebagai DCS. Selain itu, masyarakat juga harus pro aktif dalam memberi masukan dan data yang akurat terkait dengan integritas caleg,” jelas Anas.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPU Kota Pasuruan, Fuad Fatoni membenarkan bahwa pihaknya mendatangi Pengadilan Tindak Pidana Tipikor Surabaya, Rabu (25/7). Ia mengaku jika pihaknya saat ini tengah melakukan upaya jemput bola. Terutama untuk memastikan status terpidana Agustina Amprawati.

Namun, Fuad belum dapat banyak berkomentar terkait dengan hal itu. “Iya memang hari ini kami mendatangi Pengadilan Tipikor untuk klarifikasi. Tapi belum selesai, mohon waktunya,” pungkas Fuad melalui saluran telepon.

Diberitakan sebelumnya, Agustina Amprawati tercatat dalam rekapitulasi daftar nama bakal calon anggota DPRD Kota Pasuruan. Ia maju sebagai bakal caleg dari Partai Berkarya di Dapil 3 Purworejo.

Disisi lain, Agustina Amprawati juga pernah maju sebagai caleg dari Partai Gerindra pada pileg 2014. Kala itu, ia terjerat kasus penyuapan kepada 13 oknum PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di Kabupaten Pasuruan.

Semula, penyuapan yang dilakukan Agustina itu dilakukan agar dapat membantunya dalam perolehan suara. Namun yang terjadi justru sebaliknya, suara yang diraub Agustina tak mencukupi untuk mengantarkannya sebagai anggota dewan.

Kekecewaan Agustina berujung pada laporannya ke Gakkumdu soal penyuapan tersebut. Agustina dan 13 ketua dan anggota PKK kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polres Pasuruan Kota.

Hingga akhirnya, Kejari Pasuruan menaikkan kasus itu dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Agustina maupun 13 oknum PPK divonis bersalah. Dalam sidang vonis, Agustina diputus bersalah dengan hukuman 1 tahun pidana penjara.

Partai Berkarya, Tempat Agustina Amprawati nyaleg.

Partai Berkarya, Tempat Agustina Amprawati nyaleg.

(br/tom/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia