Senin, 19 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Bangil

Hanya Separo Penerima PKH Tambahan yang Penuhi Syarat

Selasa, 24 Jul 2018 15:30 | editor : Fandi Armanto

pkh, program keluarga harapan, dana bantuan

BERTAHAP: Pembagian kartu PKH pada akhir Januari lalu di Kecamatan Rembang. Setelah menerima PKH tambahan, tidak semua penerima dinyatakan memenuhi syarat. (Dok. Radar Bromo)

PASURUAN - Setelah dilakukan validasi oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari PKH tambahan di Kabupaten Pasuruan yang memenuhi syarat hanya separo saja. Dari 20.452 KPM tambahan yang turun pertengahan tahun lalu, hanya 10.976 yang masuk eligible atau memenuhi syarat.

Hadi Prayitno, koordinator PKH Kabupaten Pasuruan mengatakan, Kabupaten Pasuruan menjadi salah satu daerah yang mendapatkan kuota tambahan PKH tahun ini. Sehingga, awal Juni lalu turun lagi sebanyak 20.452 KPM baru untuk menerima dana PKH.

“Tambahan ini lantaran dari kuota 10 juta penerima PKH masih ada sisanya, sehingga beberapa daerah diberikan tambahan kuota,” jelasnya.

Sehingga, pada Juni lalu, pendamping PKH melakukan validasi terkait data tersebut. Nah, saat dikroscek, ada KPM yang dinilai tidak memenuhi syarat. Ini, lantaran dianggap mampu, maupun data ganda termasuk tidak memenuhi komponen penerima PKH. Komponen penerima PKH ini adalah ibu hamil, mempunyai anak balita, anak usia sekolah, lansia, dan anak disabilitas.

“Jika tidak memenuhi di atas, langsung kami coret. Sehingga, dari data awal hanya 10.976 KPM saja atau separo yang termasuk eligible,” jelasnya.

Untuk data tersebut, sudah dikirimkan ke pusat. Saat ini pendamping PKH masih menunggu lantaran pusat masih berkoordinasi dengan pihak perbankan untuk pembukaan rekening kolektif. Targetnya, Agustus mendatang, kartu ATM dan buku tabungan sudah diharapkan bisa diberikan ke KPM PKH tambahan di atas.

Gunawan Wicaksono, Plh kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan berharap PKH tambahan bisa membantu kebutuhan untuk pendidikan anak. Namun, karena baru turun pertengahan tahun, KPM tambahan ini kemungkinan hanya menerima PKH tahap keempat sebesar Rp 350 ribu saja.

(br/eka/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia