Senin, 19 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
PERSIKAPRO

Ikut Kena Sanksi Denda, Pengakuan Manajer Persikapro Ini Mengejutkan

Senin, 23 Jul 2018 10:00 | editor : Muhammad Fahmi

persikapro, probolinggo, kabupaten, liga 3, zona jatim, laskar panji laras

SANKSI BERLAPIS: Para penggawa Persikapro saat masih berlaga di putaran pertama. (Dok. Radar Bromo)

KRAKSAAN - Adanya sanksi dari komisi disiplin Asprov PSSI Jatim itu membuat Persikapro dobel merugi. Karena disanksi dana, juga absen dari kompetisi hingga tahun depan.

Bagaimana tanggapan manajer dan ketua Persikapro? Sampai Minggu malam (22/7), ketua Persikapro H.M Mustadi belum bisa dikonfirmasi. Sementara sang manajer Bambang Robianto mengaku, pihaknya tak bisa berbuat banyak atas sanksi itu.

“Ya bagamana lagi? Ya sudah. Saya menajer sebagai nama saja kok. Aplikasi di lapangan ya tidak ada? Orang lain malah yang menjalankannya. Jadi, jika saya dimintai pertanggungjawaban, ya saya kan ndak anu juga,” ujarnya.

Menurutnya, memang selama ini klub Persikapro mengalami kendala keungan. Dari Komite Olahraga Nasional Indonesi (KONI) Kabupaten Probolinggo hanya mendapatkan Rp 100 juta.

Sedangkan untuk pertandingan yang diikuti Persikapro sendiri menghabiskan dana sebesar Rp 200 juta. “Iya ndak ada keluar dana keluar. Koni itu cuma keluar Rp 100 juta. Sisanya kami swadaya habis sekitar Rp 260 juta,” keluhnya.

(br/sid/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia