Senin, 10 Dec 2018
radarbromo
icon featured
Hukum & Kriminal

Sebulan Gulung 8 Tersangka Narkoba, 2 Perempuan asal Kraksaan

21 Juli 2018, 08: 00: 59 WIB | editor : Muhammad Fahmi

dua perempuan kakak beradik tersangka narkoba

DITAHAN: Tersangka kasus narkoba kakak beradik Emilia dan Elok kini ditahan di Mapolres Probolinggo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Arif Mashudi/Radar Bromo)

PAJARAKAN - Angka penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Probolinggo masih cukup tinggi. Itu terlihat dari tangkapan sebulan terakhir Polres Probolinggo terkait kasus narkoba yang cukup banyak.

Total ada delapan tersangka yang dibekuk selama sebulan. Mulai tersangka kasus narkotika jenis sabu-sabu sampai peredaran sediaan farmasi seperti pil Dextro.

Dari 8 tersangka itu, 6 tersangka terlibat kasus narkoba jenis sabu dan dua tersangka lainnya terlibat kasus peredaran sediaan farmasi berupa pil Dextro. Dari enam tersangka kasus narkotika itu, empat di antaranya berasal dari Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Yakni, Muhammad, 50, warga Desa Alassumur Kulon; Suwandi, 33, warga Kelurahan Semampir. Serta kakak-beradik perempuan, Emilia Maulidatul, 20, warga Desa Alassumur Kulon; Elok Fadiatul, 30, warga Alassumur Kulon.

Tersangka lainnya adalah Hadi Sucipto, 36, warga Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo dan Supriadi, 36, warga Kelurahan Losari, Kecamatan Singosari, Malang.

Sedangkan, dua tersangka kasus peredaran sediaan farmasi sama-sama warga Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo. Yakni, Ainun Naim, 20, warga Desa Sidorejo dan As’ad Budianto, 24, warga Desa Sukorejo.

Waka Polres Probolinggo Kompol Ali Rahmad mengatakan, peredaran narkotika dan narkoba di wilayah hukumnya masih tergolong tinggi. Dalam waktu sebulan terakhir ini, pihaknya mengamankan 8 tersangka.

Dua tersangka di antaranya merupakan perempuan atas kasus sabu-sabu. “Dalam sebulan ada 6 kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan dua pelaku peredaran atau penjual pil Dextro,” katanya.

Rahmad mengatakan, para tersangka itu terdiri atas pengonsumsi, pengedar, dan kurir. Mereka diringkus setelah ada salah satu pengonsumsi yang berhasil diamankan polisi. “Kami masih berupaya mengembangkan terhadap pengedar sabu lainnya,” ujarnya.

Polisi dengan satu melati di pundaknya itu mengatakan, dari para tersangka, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti. Ada sabu-sabu, pil Dextro, dan alat penghisapnya.

“Keenam tersangka dijerat dengan pasal 112 Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Sedangkan, dua tersangka lainnya dijerat dengan pasal 197 subsider pasal 196 Undang-Undang Nomor 36/2009 tentang Kesehatan,” ujarnya.

(br/mie/mas/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia