Senin, 19 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
PERSEKAP

Kalah Drama Adu Penalti dengan Perssu, Persekap Langsung Tersingkir

Selasa, 10 Jul 2018 22:19 | editor : Fandi Armanto

Piala Indonesia

KECEWA: Para pemain Persekap dengan raut wajah sedih, usai kalah dalam adu penalti dengan Perssu di laga Piala indonesia yang digelar di stadion Untung Surapati, Selasa (10/7) sore. (M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

PANGGUNGREJO-Kesiapan Persekap untuk mengarungi Liga 3 Zona Nasional patut dipertanyakan. Betapa tidak, dalam laga melawan Perssu Sumenep Piala Indonesia Selasa (10/7) sore, tim asuhan Asyari Cahyani itu harus menelan pil pahit. Sempat leading lebih dahulu, tim lawan ahirnya mampu menyamakan kedudukan.

Sialnya, saat laga dilanjut adu penalti, Persekap kalah. Dua dari tiga penendangnya, gagal. Alhasil, laju Persekap di Piala Indonesia langsung terhenti. Ini lantaran regulasi di Piala indonesia adalah sistem knock out. Praktis, kini Persekap hanya menyisakan laga di kompetisi Liga 3 Zona Nasional.

Dalam laga Selasa sore, Bayu Handika CS sejatinya mendominasi pertandingan. Bahkan lebih banyak menciptakan peluang gol, ketimbang tim lawan. Sayangnya, sejumlah peluang yang tercipta, gagal menjadi gol.

Di babak pertama menit ke 15 misalnya. Striker Agies Armedisnyah nyaris memboboil gawang Perssu yang dijaga Joko Setiawan. Sayang, bola yang ditendangnya melaju di atas mistar.

Begitu juga dengan M Wahyu Firmansyah. Gelandang serang yang dijadikan penyerang lubang itu, nyaris membobol gawang Perssu di menit ke 20. Namun, tendangannya masih melebar ke samping gawang. Di babak pertama, skor berakhir 0-0.

Persekap

NGOTOT: Gelandang serang Persekap Khoirul Anwar dikepung pemain Perssu. Meski sempat leading lebih dahulu, Persekap tak bisa mempertahankan keunggulan. (M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Di babak kedua, kedua tim meningkatkan tempo permainan dan saling serang. Di babak ini, Persekap sempat leading lebih dahulu. Ini setelah Agies Armediansyah, mendapat umpan dari Khoirul Anwar. Dia pun berhasil mengecoh penjaga gawang Perssu, dengan tendangan kaki kanannya di menit ke 62. Bola menggetarkan gawang Perssu dan skor berubah menjadi 1-0 untuk Persekap.

Sayang, keunggulan Persekap hanya bertahan 4 manit. Persis di menit ke 66, Perssu menyamakan kedudukan melalui strikernya, Moh Rusli. Nama pemain yang disebut terakhir, berhasil lepas dari kawalan pemain belakang Persekap. Tendangan Rusli tak mampu dijangkau Achmad humaidi, yang menjaga gawang Persekap.

Hingga 2x45 menit, skor tak berubah. Laga pun dilanjut dengan adu penalti lantaran stadion Unsur tak memungkinkan untuk menggelar laga sampai malam hari. 

Di babak inilah, skuad Persekap harus kalah beruntung. Dua dari lima penendang yang menjadi eksekutor yakni Bayu Handika dan M Alfian Junaidi, gagal menunaikan tugasnya. Sementara di pihak Perssu, hanya satu penendangnya yang gagal.

Kemenangan itu spontan membuat Perssu senang. Tak terkecuali Sunardi, pelatih Perssu. Dia terlihat kegirangan saat penendang terakhir Perssu, berhasil. “Syukur kami bisa melaju ke babak selanjutnya, meski persiapan kami sangat mepet,” terang eks pelatih Persekabpas itu.

Sunardi mengaku, dia baru menangani Perssu usai Lebaran. “Praktis, saya hanya punya waktu dua pekan untuk melatih anak-anak,” terang pelatih asal Kejapanan, Gempol tersebut.

Di sisi lain, kekecewaan tersirat dari Asyari Cahyani. Pelatih Persekap itu mengaku timnya hanya kalah beruntung. “Dari sisi permainan, anak-anak sudah bagus. Kami kalah di adu penalti,” terang Asyari.

Asyari memuji semangat para pemainnya. Ini lantaran, sampai sekarang, skuadnya belum menerima honor. Namun loyalitas ditunjukkan para pemainnya saat berlaga di Piala Indonesia.

“Tetapi, apapun juga ini sepakbola. Tentu kami tak hanya butuh semangat. Tapi juga bensin, air. Mudah-mudahan segera ada solusi,” terang Asyari yang didampingi Khoirul Anwar saat memberi rilis kepada media. 

(br/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia