Senin, 19 Nov 2018
radarbromo
icon featured
Features

Suasana Apel Terakhir Irsyad Yusuf sebelum Mengakhiri Jabatan Bupati

Selasa, 10 Jul 2018 09:30 | editor : Fandi Armanto

Apel terakhir Irsyad Yusuf sebagai bupati pasuruan periode 2013-2018

DIDAMPINGI KETUA DPRD: Irsyad Yusuf menyalami sejumlah pegawai Pemkab Pasuruan. Dalam momen itu, dia tidak didampingi wakilnya yakni Riang Kulup Prayuda. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

SETELAH 5 tahun menjabat, Senin (9/7) adalah hari terakhir Irsyad Yusuf dalam masa kepemimpinannya sebagai Bupati Pasuruan periode 2013-2018. Kesempatan memimpin apel, digunakannya untuk berpamitan dan menyelesaikan tugas tersisa.

--------------

Kesederhanaan itu indah, namun seringkali keindahan itu tidak dihargai
Hanya sedikit orang yang memiliki kekuatan untuk menghormati kesuksesan seorang tanpa merasa iri hati
Jangan pernah sakit hati jika engkau sering diremehkan oleh orang lain
Tapi sakti hatilah bila engkau tak lagi mampu menghargai orang lain

Itulah cuplikan puisi yang sempat dibacakan oleh Irsyad Yusuf di apel Senin pagi (9/7). Apel di halaman kantor Pemkab Pasuruan memang menjadi apel terakhir yang dipimpin oleh Irsyad Yusuf di masa kepemimpinannya periode 2013-2018.

Senin pagi, cuaca memang tidak terlalu terik, bahkan sedikit mendung. Pukul 07.00, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah rapi berjajar di halaman kantor pemkab di Jl. Hayam Wuruk, Kota Pasuruan.

Setelah persiapan apel, tak lama Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf pun berdiri di podium tengah. Yang berbeda, Irsyad tak lagi memakai baju dinas seperti ASN lainnya. Dalam sambutannya, pria yang menjadi bupati terpilih periode 2018-2023 itu memang sudah menanggalkan semua atribut dan memilih memakai batik.

“Hari ini memang agak berbeda, saya memilih memakai seragam batik dan besok sudah kembali menjadi rakyat jelata,” jelasnya.

Suasana apel memang sedikit lebih khidmat. Saat memberikan sambutan, polisi PKB itu juga lebih santai. Bahkan, ia sempat menyelipkan puisi yang dibuatnya semalam untuk perpisahan. Sayangnya, momen tersebut tidak dihadiri Wakil Bupati Riang Kulup Prayuda. Hanya Ketua DPRD Sudiono Fauzan dan Sekda Agus Sutiadji yang mendampingi.

Irsyad menyampaikan terima kasihnya pada seluruh ASN di Kabupaten Pasuruan yang sudah bersama selama 5 tahun memberikan bakti dan kerja kerasnya untuk memajukan Kabupaten Pasuruan.

“Banyak prestasi yang sudah kita raih. Kabupaten Pasuruan juga lebih dikenal dan banyak inovasi. Contohnya, ikon seperti I Love Pas, Pasuruan Maslahat, Kopi Kapiten, Always Fresh, dan sebagainya. Bahkan, 5 tahun mendapatkan Opini WTP,” ujarnya.

Harapannya, dalam tahun-tahun mendatang, ASN tetap bisa bekerja lebih baik lagi. Ia meminta kinerja ASN tak kendor saat Kabupaten Pasuruan dipimpin penjabat sementara yang akan ditunjuk gubernur. Sebelum ada Pj, sementara sekda yang akan menjadi pelaksana tugas (Plt) bupati.

Setelah memberikan sambutan singkat, Irsyad menutup sambutannya dengan membacakan puisi. Puisi tersebut menurut Irsyad, sebagai motivasi dalam relasi sosial. Pesannya, agar tetap menghormati orang lain karena bagaimanapun seorang manusia akan tetap membutuhkan orang lain dalam berproses dan bekerja.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan bersalaman dan bermaafan dengan seluruh ASN yang hadir. Irsyad mengatakan, rencananya ia akan dilantik 20 September mendatang.

“Dan, terkait puisi tadi adalah saya ingin mengutarakan bahwa sebuah proses tidak semuanya abadi, saya berharap husnul khotimah. Semoga kebijakan selama 5 tahun ini bermanfaat dan ke depan bisa lebih baik lagi,” jelasnya.

Di hari terakhir, Irsyad tetap bekerja sebagai bupati dan memaksimalkan hari terakhirnya untuk melakukan rapat koordinasi dengan kepala dinas dan camat. Termasuk menandatangani sejumlah dokumen. “Jadi, meskipun akan ada pergantian Pj, saya harap semua tetap berjalan sesuai jadwal,” jelasnya.

Ditanyai kegiatan 3 bulan mendatang sambil menunggu dilantik, Irsyad mengaku memilih akan lebih santai. Seperti bertani dan olahraga. “Selain mempersiapkan untuk partai dan pemilihan legislatif. Akan banyak waktu santai bersama keluarga,” jelasnya.

irsyad yusuf, bupati, pasuruan

DILEPAS: Irsyad Yusuf membawa lukisan dirinya dan sang kakak, Saifullah Yusuf yang ada di rumah dinas di pendapa. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

(br/eka/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia