Senin, 19 Nov 2018
radarbromo
icon-featured
Radar Bromo Events

Menu Ini Terpilih Jadi Juara Lomba Cipta Menu Takjil Festival Ramadan

Senin, 04 Jun 2018 09:10 | editor : Muhammad Fahmi

Juara, lomba cipta menu, takjil, festival ramadan

JUARA: Eni Ainul Jazilah (tengah). (Zainal Arifin/Radar Bromo)

PERSIAPANNYA terbilang mendadak. Namun, akhirnya terpilih menjadi juara pertama. Inilah yang dialami Eni Ainul Jazilah, juara pertama Lomba Cipta Menu Takjil Festival Ramadan yang digelar Jawa Pos Radar Bromo.

----------

Festival Ramadan Jawa Pos Radar Bromo, Rabu (30/5), juga menggelar lomba Cipta Menu Takjil. Penjurian lomba Cipta Menu Takjil ini tidak dilakukan bersamaan dengan lomba Tahfidz Quran dan Pildacil. Namun, dilakukan saat Magrib.

Salah satu pertimbangannya, karena penilaian rasa tidak bisa dilakukan sebelum berbuka puasa. Tidak heran, penyerahan hadiah untuk kategori lomba ini dilakukan saat malam hari.

Eni Ainul Jazilah, warga Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, akhirnya menjadi pemenang pertama dalam lomba ini. Eni mewakili SD Muhammadiyah Kreatif Kraksaan.

“Untuk menu takjil ini saya membuat dua macam kue yang bisa dibilang menu sederhana. Yakni, kue lapis dan jongkong,” ujarnya.

Pemilihan dua jenis kue ini didasari bahan baku utama yang mudah didapat. “Bahan dasarnya tepung beras dan tepung tapioka. Mudah didapat,” ujarnya.

Eni pun menggunakan resep yang dibuatnya sendiri. Awalnya resep tersebut diajarkan oleh orang lain, namun dia melakukan kreasi terhadap resep tersebut.

“Sampai modifikasi demikian rupa sampai saya mendapat rasa yang menurut saya enak,” ujarnya.

Saat namanya diumumkan sebagai juara pertama, Eni mengaku kaget. Tidak terbersit sedikit pun dalam benaknya akan menjadi juara pertama. “Apalagi pesertanya juga cukup banyak. Sampai 14 orang,” ujarnya.

Antara percaya dan tidak percaya, dia sempat tertegun. Saat dipanggil rekan-rekannya, baru Eni yakin, dia merupakan pemenang pertama.

Eni layak kaget. Sebab, keikutsertaannya dalam lomba Cipta Menu Takjil itu terbilang dadakan. Tidak ada persiapan matang. Bahkan, dia mendadak menyediakan bahan baku. “Tapi, Alhamdulillah untuk bahan semua mudah didapat. Jadi, tidak terganggu,” ujarnya.

(br/put/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia